Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Irawan, Ferry"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    PENGARUH ADOPSI IFRS DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS INFORMASI AKUNTANSI DI INDONESIA
    (Seminar Nasional Akuntansi dan Bisnis (SNAB), Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama, 2017-07-20) Firmansyah, Amrie; Irawan, Ferry
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adopsi IFRS (International Financial Reporting Standard) dan Corporate Governance terhadap kualitas informasi di Indonesia. Corporate Governance dalam penelitian ini diwakili oleh kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit. Objek penelitian adalah 37 perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode regresi yang diaplikasikan berupa data panel dengan periode waktu selama enam tahun (2009 – 2014). Setelah melakukan uji pemilihan model, maka model yang terpilih adalah random effect model (REM). Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa, adopsi IFRS, kepemilikan institusional, komisaris independen, dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas informasi. Dari hasil pengujian tersebut, ternyata adanya adopsi IFRS terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia tidak memberikan alternatif pilihan yang dapat dimanfaatkan oleh manajer untuk dapat meningkatkan performa kualitas laporan keuangan. Sementara itu, kepemilikan institusional tidak berimplikasi pada peningkatan fungsi monitoring oleh principal kepada agent, sebagai pihak yang berperan dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan. Selanjutnya, fakta adanya kehadiran komisaris independen tidak serta merta meningkatkan fungsi monitoring terhadap manajer dalam upaya meningkatkan kualitas informasi akuntansi. Demikian halnya, komite audit tidak membuktikan memiliki fungsi pengawasan bagi manajer dalam menyusun laporan keuangan.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback