Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Hilman Nurzaman"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    KONJUNGSI “GA DAN SHIKASHI” DALAM MANGA ONE PIECE VOL. 71 & 100 – 105 KARYA EIICHIRO ODA (KAJIAN SEMANTIK)
    (Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Hilman Nurzaman; Felicia Aprilani (Pembimbing)
    Setsuzokushi atau konjungsi merupakan jenis kelas kata pada bahasa Jepang yang dipergunakan sebagai penyambung klausa dengan klausa, dua kata atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisis mengenai makna kalimat dan perbedaan dari jenis konjungsi berlawanan, yaitu konjungsi ga dan shikashi dalam manga One Piece Vol. 71 & 100-105 dan data yang ditemukan seluruhnya berjumlah 53 dan direduksi menjadi 15 data. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik SBLC (Simak Bebas Libat Cakap) karena teknik ini tidak melibatkan penulis dalam percakapan dan hanya menyimak saja. Metode analisis data menggunakan padan intralingual dan PUP yang berarti menentukan satuan bahasa yang diselaraskan dengan penggunaannya yaitu konjungsi ga dan shikashi. Konjungsi ga memiliki 3 variasi yaitu [Pernyataan] dan [Realita], [Kondisi] dan [Realita], [Realita] dan [Kondisi], sementara kojungsi shikashi memiliki variasi yang sama, namun juga memiliki variasi [Kondisi] dan [Kondisi]. Pada konjungsi ga umumnya diletakkan di tengah kalimat untuk menghubungkan dua klausa yang berlawanan. sedangkan konjungsi shikashi dapat diletakkan pada awal kalimat kedua yang berlawanan dengan kalimat sebelumnya.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback