Browsing by Author "Hammami Ulwan Faiz"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemPERENCANAAN BISNIS BUDIDAYA LAUT BERKELANJUTAN BERBASIS LAND-BASED SYSTEM(Magister Management, 2024) Hammami Ulwan Faiz; Yenny Maya Dora (Pembimbing)Industri aquaculture termasuk sector dengan pertumbuhan paling pesat selama 40 tahun terkahir mencapai $ 9,4 Miliar per tahun dengan CAGR sebesar 18.7%. Industri marine aquaculture memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Pada tahun 2019, sektor perikanan dan kelautan secara keseluruhan, termasuk marine aquaculture, menyumbang sekitar 4,02% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional Indonesia. Produksi ikan budidaya di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2019, produksi ikan budidaya mencapai sekitar 19,47 juta ton, meningkat 4,87% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun terdapat permasalahan dalam kondisi lautan yaitu polusi. Polusi di lautan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas budidaya laut dan perikanan tangkap. Selain itu, penggunaan pupuk kimia dalam pertanian skala industri juga dapat mencemari lautan dan menyebabkan zona-zona mati di perairan laut. Dalam menghadapi dampak-dampak ini, perlu dilakukan upaya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan pengendalian pencemaran laut. Pendekatan budidaya perikanan yang berkelanjutan menggunakan konsep Integrated Multi-trophic Aquaculture (IMTA) dan Recirculating Aquaculture System (RAS) dalam pengelolaan perikanan dapat membantu meminimalkan dampak negatif terhadap ekosistem laut. Ernawa merupakan perusahaan teknologi akuakultur yang memiliki inovasi dalam budidaya hasil laut berkualitas tinggi yang efisien, berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ernawa menerapkan konsep Integrated Multi-trophic Aquaculture (IMTA) dan Recirculating Aquaculture System (RAS) dalam pengelolaan perikanan. Utamanya, Ernawa sebagai perusahaan teknologi akan mengkapitalkan perkembangannya di sektor marine culture. Sehingga, untuk memaksimalkan potensi tersebut Ernawa juga akan membangun ekosistem pembudidaya dengan komoditas berkualitas. Ekosistem ini dibangun dengan menjalin kemitraan dengan pengusaha yang memiliki lahan non-produktif untuk dikelola secara mandiri atau bersama dengan Ernawa. Ernawa berkomitmen untuk terus melakukan research and development untuk berinovasi terhadap teknologi dan sistem budidaya yang lebih efektif dan efisien guna mendapatkan keuntungan maksimal dan juga keberlanjutan. Ernawa berharap dapat memberikan pelayanan terbaik serta menghasilkan produk – produk makanan laut yang berkualitas sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi juga. Produk tersebut akan dikembangkan tidak hanya menjual bahan baku saja melainkan dapat menciptakan suatu produk inovasi berupa produk jadi yang dapat didistribusikan ke pasar domestic maupun internasional. Hal tersebut beriringan dengan seberapa cepat Ernawa dapat melakukan ekspansi pasar yang lebih luas. Strategi ekspansi pasar yang dilakukan yaitu menggunakan dua (2) metode pendekatan yakni vertical dan horizontal. Dimana metode vertical ini, Ernawa akan melakukan pengembangan produk dan servis varian baru, membuka cabang baru, memperluas jaringan kemitraan diseluruh Indonesia, dan masuk ke market baru. Sementara metode horizontal, Ernawa akan melakukan merger & akuisisi bisnis serta melakukan integrasi rantai pasokan.