Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Fathan Fadhilah"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    METAFORA DALAM LIRIK LAGU KARYA YURRYCANON : Kajian Semantik
    (Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Fathan Fadhilah; Abdul Latif Jaohari (Pembimbing)
    Metafora yang digunakan pada lirik lagu dapat meningkatkan nilai estetika pada karya tersebut, namun umumnya tidak semua orang dapat memahami metafora beserta makna dari metafora tersebut. Karena metafora sendiri merupakan penggunaan kata atau frasa dengan arti yang tidak harfiah, melainkan sebagai perumpamaan atau perbandingan untuk mencitrakan suatu hal. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis metafora dan memahami makna ungkapan metafora dari lirik lagu karya YurryCanon yang terdapat pada album “Tsuki ga Michiru” oleh band Tsukuyomi. Penelitian ini dikaji secara semantik karena metafora berkaitan dengan makna bahasa. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengklasifikasikan metafora berdasarkan teori Stephen Ullman, yaitu metafora antropomorfik, sinestetis, pengabstrakan, dan kehewanan, serta mengidentifikasi makna metafora menggunakan teori Knowles dan Moon dengan 3 elemen utama pada metafora, yaitu vehicle, topic, dan grounds. Hasil analisis terhadap 27 data menunjukkan bahwa terdapat 13 metafora pengabstrakan, 6 metafora sinestetik, serta masing-masing 4 metafora antropomorfik dan kehewanan. Makna metafora dalam lirik-lirik tersebut menunjukkan bahwa penyair menggunakan metafora tidak hanya untuk memperkaya makna, namun meningkatkan keindahan serta unsur estetika pada liriknya dengan menyampaikan kondisi emosional yang kompleks, memotivasi dan menginspirasi pendengar, serta menggambarkan pertentangan emosi.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback