Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Farhan Denis Junior"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    REPRESENTASI TINGKATAN LEVEL HALAL DALAM ‘APLIKASI HALAL JAPAN’ (Kajian Semiotika Peirce)
    (Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2025) Farhan Denis Junior; Ningrum Tresnasari (Pembimbing)
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna tingkatan halal dalam aplikasi Halal Japan dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Dalam konteks masyarakat Muslim di Jepang yang merupakan minoritas, ap likasi Halal Japan menjadi panduan penting untuk memastikan keamanan konsumsi produk makanan dan minuman. Penelitian ini mengkaji dua belas produk yang diklasifikasikan ke dalam tiga tingkatan halal, yaitu Level 1, Level 2, dan Level 3. Tiap tingkatan dian alisis dari tanda berdasarkan teori trikotomi tanda Peirce. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif dengan metode dokumentasi melalui aplikasi Halal Japan Berdasarkan analisis semiotika Peirce, tingkatan halal pada produk dalam aplikasi Halal Japan te rbagi ke dalam dua fokus utama, yaitu tanda dan representasi. Pada aspek tanda, ketiga tingkatan halal Level 1, 2, dan 3, hanya ditandai melalui simbol (“H1”, “H2”, “H3”) dan penggunaan warna hijau sebagai penanda status halal secara umum. Tidak ditemukan simbol visual lain yang membedakan masing masing-masing level secara rinci, sehingga aspek tanda masih terbatas dalam mengkomunikasikan perbedaan tingkat kehalalan secara eksplisit eksplisit. Dengan demikian, tingkatan halal tidak hanya merepresentasikan status hukum makan an, tetapi juga membentuk makna sosial dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian semiotika, khususnya dalam konteks konsumsi halal di wilayah minoritas muslim muslim.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback