Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Ervina CM Simatupang (Pembimbing)"

Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    ANALISIS STRATEGI KESOPANAN DAN TINDAKAN MENGANCAM WAJAH DALAM FILM DAMSEL
    (Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2025) Andini, Yuriko; Ervina CM Simatupang (Pembimbing)
    Penelitian ini berjudul “Analisis Strategi Kesantunan dan Tindakan Mengancam Wajah dalam Film Damsel”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kesantunan dan Tindak Tutur Mengancam Wajah (FTA) dalam dialog film “Damsel 2024” dengan menggunakan teori pragmatik dari Austin (2020) dan Brown dan Levinson (2017). Dengan menganalisis 32 data dialog, hasil penelitian menunjukkan empat tipe strategi kesantunan yang digunakan dalam percakapan: bald on record (7 data, 22%), positive politeness (8 data, 25%), off record (9 data, 28%), dan negative politeness (2 data, 6%). Selain itu, FTA positif dan FTA negatif ditemukan masing-masing sebanyak 3 data (9,5%). Temuan ini menunjukkan bahwa karakter-karakter dalam film menggunakan strategi kesantunan yang berbeda-beda berdasarkan konteks percakapan dan hubungan antar karakter. penelitian ini mengidentifikasi beberapa maksim yang mencerminkan tujuan dan taktik komunikasi karakter-karakter dalam film. Maksim-maksim yang ditemukan meliputi kearifan (11 data, 34%), pujian (3 data, 9%), kerendahan hati (4 data, 13%), kesepakatan (7 data, 22%), dan kesimpatian (4 data, 13%). Keberagaman maksim ini menunjukkan bahwa karakter-karakter dalam Damsel menggunakan berbagai strategi untuk menjaga kesantunan dan menghormati perasaan serta kebebasan lawan bicara, yang berpengaruh pada dinamika hubungan mereka dan perkembangan cerita.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    DIEKSIS DALAM PIDATO PENERIMAAN KAMALA HARRIS DI KONVENSI NASIONAL DEMOKRAT TAHUN 2024: KAJIAN PRAGMATIK
    (Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2025) Dwitama, Yoga; Ervina CM Simatupang (Pembimbing)
    Penelitian ini berjudul “Deiksis dalam Pidato Penerimaan Kamala Harris di Konvensi Nasional Demokrat: Kajian Pragmatik.” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis-jenis deiksis dan makna yang digunakan dalam pidato Kamala Harris. Dalam menentukan kerangka teori nya, teori dari Levinson digunakan dalam menentukan jenis deiksis dan teori Leech dalam menganalisis makna yang ada pada pidato. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan langkah-langkah sebagai berikut: menentukan topik penelitian, mengumpulkan dan mempelajari literatur yang relevan, merumuskan masalah, menentukan data berupa transkrip pidato, mengumpulkan data dari kanal YouTube CNBC Television, mengklasifikasikan dan menganalisis data berdasarkan jenis-jenis deiksis dan makna yang ditemukan dalam pidato, serta menyusun kesimpulan berdasarkan hasil analisis. Dari total 299 data yang terkumpul, hanya 40 data yang dipilih untuk dianalisis secara mendalam. Hasil analisis menunjukkan adanya lima jenis deiksis yang ditemukan dalam pidato ini, yakni deiksis persona, deiksis waktu, deksis tempat, deiksis sosial, dan deiksis wacana, dengan jenis deiksis yang paling dominan adalah deiksis persona. Selain itu, analisis juga menemukan tujuh jenis makna dalam pidato tersebut, yakni makna denotatif, makna konotatif, makna stilistik, makna afektif, makna reflektif, makna kolokatif, dan makna tematik, dengan makna konotatif sebagai jenis makna yang paling banyak digunakan. Penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana deiksis dan makna digunakan untuk menciptakan komunikasi yang efektif dalam konteks pidato politik.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA FILM NOT BROKEN: KAJIAN PRAGMATIK
    (Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2024) Felisitas, Theresia; Ervina CM Simatupang (Pembimbing)
    Skripsi ini berjudul “Tindak Tutur Ilokusi Pada Dialog Film Not Broken: Kajian Pragmatik”. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam percakapan pada film, serta (2) menjelaskan fungsi dari tindak ilokusi tutur pada yang terdapat pada setiap jenis percakapan yang sudah di analisis. Penelitian ini menggunakan teori utama Yule (1996) dan Leech (1998) mengenai jenis tindak tutur ilokusi dan fungsi dari tindak tutur ilokusi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu metode yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Penelitian ini ditargetkan untuk menjelaskan jenis- jenis tindak tutur ilokusi yang ada pada film Not Broken. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat: (1) 6 data jenis ilokusi asertif, 11 data data jenis ilokusi direktif, 1 data jenis ilokusi deklaratif, 10 data jenis ilokusi ekspresif, dan 2 data jenis ilokusi komisif; dan (2) fungsi tindak tutur ilokusi pada percakapan adalah sebagai berikut: 1 data fungsi ilokusi Kompetitif (competitive), 15 data fungsi ilokusi Menyenangkan (convivial), 5 data fungsi ilokusi Bekerjasama (collaborative), dan 9 data fungsi ilokusi Bertentangan (conflictive). Penulis menyarakan agar peneliti selanjutnya dapat meneliti mengenai jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi lainnya seperti asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif pada percakapan dalam film dan juga menemukan jenis ilokusi pada sumber lainnya yang tidak ditemukan pada sumber penelitian ini.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback