Browsing by Author "Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)"
Now showing 1 - 9 of 9
Results Per Page
Sort Options
- ItemANALISIS ONOMATOPE BENTURAN PADA MANGA ONE PIECE ARC WANOKUNI Vol.100-101(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Kevin Alfarizky; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Onomatope bahasa Jepang merupakan sebuah kata-kata yang menirukan suara dari berbagai tindakan, kejadian atau objek. Onomatope biasa digunakan pada karya sastra seperti novel, cerpen dan komik untuk menambahkan audiovisual untuk pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan onomatope benturan pada manga One Piece. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori onomatope menurut Akimoto (2002). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan penelitian yang dilakukan, terdapat 29 data sampel onomatope benturan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ragam dan makna onomatope benturan cukup bervariasi yang digunakan pada manga One Piece. Onomatope benturan sering kali ditampilkan dengan huruf besar untuk memperkuat efek visual.
- ItemANALISIS PENGGUNAAN GAIRAIGO DALAM VLOG MUSIK VIDEO “NAMEWEE JAPANGLISH! 【TOKYO BON 2020】NAMEWEE FT. MEU NINOMIYA& COOL JAPAN TV(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2023) Muhammad Arief Rizqi; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Gairaigo merupakan jenis kata serapan dalam bahasa Jepang yang diserap begitu saja, tetapi mengalami penyesuaian bunyi dan mengalami beberapa proses morfologis untuk menghasilkan kata-kata yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana cara untuk mengetahui jenis-jenis gairaigo lalu mengklasifikasikan gairaigo tersebut apakah melalui proses penyerapan bahasa asing seperti contohnya proses adopsi, yaitu terserapnya bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia dengan mengambil keseluruhan kata. Contohnya golf. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yakni metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik bebas libat cakap yaitu penulis hanya menyimak dan mencatat gairaigo yang muncul di dalam vlog music video tersebut. Sedangkan metode analisis data yang digunakan penulis adalah metode padan yang digunakan adalah metode translasional dengan alat penentu langue lain. Simpulan yang diperoleh dari penulisan skripsi ini ialah terdapat 16 penggabungan (compounding), 2 pemenggalan (clipping), dan 22 peminjaman (borrowing) yang termasuk ke dalam jenis-jenis pembentukan kata. Adapun data yang termasuk ke dalam jenis-jenis gairaigo adalah 2 penyingkatan kata-kata dari bahasa asing, 16 penggabungan dua kata serapan, dan 22 kata yang diserap langsung.
- ItemANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM ANIME BLUE LOCK KARYA MUNEYUKI KANESHIRO EPISODE 1-3 (KAJIAN PRAGMATIK)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2025) Ikbal Hikmaturrahman; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Penelitian ini menganalisis penggunaan tindak tutur direktif dalam anime Blue Lock episode 1-3, dengan fokus pada tiga jenis: perintah (meirei), permintaan (irai), dan larangan (kinshi). Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi bentuk dan fungsi tindak tutur dalam konteks kompetitif anime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 35 data, tindak tutur perintah mendominasi interaksi, sementara permintaan dan larangan muncul dalam situasi spesifik. Analisis ini juga mengungkap bagaimana karakter menggunakan tindak tutur sesuai kepribadian dan dinamika cerita, memberikan wawasan tentang strategi komunikasi dalam lingkungan kompetitif. Penelitian ini berkontribusi pada studi pragmatik bahasa Jepang dan pembelajaran bahasa berbasis media.
- ItemINTERFERENSI FONOLOGI BAHASA INDONESIA PADA VLOG YUSUKE SAKAZAKI BERJUDUL “MARI KITA BELAJAR BERSAMA!!!” 坂崎友亮の「MARI KITA BELAJAR BERSAMA!!!」というタイトルの VLOG におけるインドネシア語の音韻干渉(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2025) Ghaitsa Tsuraya; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Interferensi merupakan salah satu topik dalam sosiolinguistik yang terjadi sebagai akibat adanya penggunaan dua bahasa atau lebih dalam masyarakat tutur yang multilingual. Aspek-aspek yang menjadi ladang interferensi meliputi berbagai macam aspek kebahasaan, bisa masuk dalam bidang tata bunyi (fonologi), tata bentukan kata (morfologi), tata kalimat (sintaksis), kosakata (leksikon), dan tata makna (semantik). Dalam penelitian ini penulis memilih untuk meneliti interferensi fonologi, fenomena di mana unsur-unsur fonologis dari satu bahasa memengaruhi penggunaan bahasa lain, sering kali terjadi dalam konteks bilingualisme atau multibahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk interferensi fonologi yang muncul pada vlog berjudul “Mari kita belajar bersama!!!” oleh penutur bahasa asing Yusuke Sakazaki, khususnya dalam pelafalan kata. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui vlog berjudul “Mari kita belajar bersama!!!” yang diunggah di kanal YouTube Yusuke Wasedaboys, yang kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi pola-pola interferensi fonologis yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti perbedaan antara bahasa Jepang dan bahasa Indonesia serta tingkat penguasaan bahasa target memainkan peran penting dalam terjadinya interferensi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika pembelajaran bahasa dan strategi pengajaran yang lebih efektif dalam mengurangi interferensi fonologi yang dilakukan oleh penutur berkebangsaan Jepang ketika berbicara menggunakan bahasa Indonesia, begitu pun sebaliknya.
- ItemINTERPRETASI MAKNA JOUYOUKANJI DENGAN BUSHU GONBEN PADA NOVEL TATE NO YUUSHA NO NARIAGARI VOL. 1(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Muhammad Arya Zidan; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Masyarakat Jepang menggunakan tiga huruf dalam keseharian, yaitu hiragana, katakana, dan kanji. Pemerintahnya menentukan 2136 huruf kanji yang disebut jouyoukanji untuk digunakan dalam keseharian masyarakat Jepang dikarenakan jumlah huruf kanji yang terlalu banyak. Salah satu cara untuk membedakan huruf kanji adalah dengan cara memperhatikan huruf berdasarkan bushu. Penelitian ini memfokuskan pada bushu hen dengan judul penelitian “Interpretasi Makna Jouyoukanji dengan Bushu Gonben pada Novel Tate no Yuusha no Nariagari Vol.1” yang bertujuan untuk mencari tahu apakah setiap huruf kanji dengan bushu gonben memiliki makna yang berkaitan dengan makna ‘berbicara’. Penelitian ini menggunakan metode padan dengan daya pilah referensial. Langkah penelitian pertama adalah dengan mencari tahu makna dari gabungan huruf kanji yang membentuk huruf tersebut, kemudian mencari tahu keterkaitan antara makna huruf kanji tersebut dengan makna bushu gonben, yaitu ‘berbicara’ dan membedakan huruf kanji dengan bushu gonben tersebut berdasarkan rikusho. Hasil yang didapat dari penelitian kali ini adalah makna dari huruf jouyoukanji yang menggunakan bushu gonben dari data yang diteliti sebagian besar memiliki keterkaitan dengan makna ‘berbicara’. Kemudian, hasil pembedaan huruf jouyoukanji dengan bushu gonben berdasarkan rikusho adalah dua huruf termasuk ke jenis kaii moji dan dua puluh satu huruf termasuk ke jenis keisei moji.
- ItemJENIS DAN MAKNA METAFORA DALAM ALBUM “SAIAKU SAIAI” KARYA AI HIGUCHI (Kajian Semantik)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2025) Christophorus Awit Narotama Wisnumurti; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Dalam karya sastra sering sekali menggunakan metafora untuk menyampaikan atau menggambarkan sesuatu, salah satunya dalam lirik lagu. Dalam penggunaan metafora tersebut terdapat makna tersirat yang ingin disampaikan dari lagu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan jenis-jenis metafora yang terdapat dalam album musik “Saiaku Saiai” karya Ai Higuchi serta mendeskripsikan makna tersirat yang terkandung dalam penggunaan metafora dalam lirik-liriknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melihat metafora yang terdapat dalam analisis data. Dalam album Saiaku Saiai terdapat 11 judul lagu yang akan dijadikan sumber data oleh penulis. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teori Ullman (2011) tentang teori konseptual metafora untuk mengidentifikasi jenis-jenis metafora. Kemudian penulis menganalisis makna untuk menentukan sasaran dan sumber berdasarkan teori Ullman (2011). Hasil penelitian menunjukkan dalam album Saiaku Saiai yang terdiri dari 11 lagu tersebut terdapat 8 data metafora abstrak ke konkret, berikutnya 7 data metafora konkret ke abstrak, lalu 5 data metafora sinestetik, lalu 1 data metafora konkret ke konkret, lalu 1 data metafora antropomorfik dan terakhir 1 data metafora abstrak ke abstrak. Setiap jenis metafora tersebut memiliki arti dan makna tersirat yang berbeda-beda dengan jumlah data yaitu sebanyak 23 data dengan 2 di antaranya ada yang mengandung 2 metafora dalam 1 data.
- ItemMETODE PENERJEMAHAN NAMA SKILL DALAM ANIME TENSEI SHITARA SLIME DATTA KEN(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2023) Muhamad Alqa Rianka Fresha; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Media hiburan saat ini sudah sangat luas. Tidak hanya kumpulan tulisan seperti novel, atau kumpulan tulisan dan gambar seperti komik, namun juga sudah sampai ke media gambar yang bergerak seperti kartun, atau di Jepang lebih dikenal dengan nama anime. Tentu saja anime yang tempat lahirnya adalah negara Jepang membutuhkan translasi untuk sampai ke negara lain seperti halnya negara Indonesia. Penelitian ini meneliti tentang metode penerjemahan yang dikemukakan oleh Newmark yang bertujuan untuk meneliti apa saja metode penerjemahan yang terdapat dalam anime Tensei Shitara Slime Datta Ken. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode penerjemahan apa yang dipakai dan mengetahui persamaan dan perbedaan nama skill BSu dengan penerjemahaan nama skill pada BSa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dikemukakan oleh Sukmadinata, sementara itu pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap yang dikemukakan oleh Mahsun dan untuk mencatat data digunakan teknik catat yang dikemukakan oleh Sudaryanto. Dari total 45 data ditemukan 4 metode penerjemahan dari 8 metode penerjemahan yang dikemukakan oleh Newgate, di antaranya adalah Literal Translation, Free Translation, Word-for-word Translation, dan Semantic Translation.
- ItemPADANAN BENTUK DIALEK KANSAI DALAM BAHASA JEPANG STANDAR PADA ANIME “GOKUSHUFUDOU” (Kajian Sosiolinguistik)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Mien Muhammad Azhar Muzakky; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Dialek dalam bahasa Jepang dikenal dengan sebutan hougen (方言)atau bisa diartikan dengan mudah yaitu bahasa daerah. Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk menjabarkan tentang bentuk jodoushi dan shuujoshi dialek Kansai yang muncul pada anime”Gokushufudou” dan padanannya dalam bahasa Jepang standar. Skripsi ini diharapkan dapat menjadi wawasan baru dalam pemahaman padanan bentuk dialek kansai dan perubahannya ke bahasa Jepang standar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode simak bebas libat cakap. Penulis memperoleh data dari serial anime Netflix yang bisa diunduh dan tersedianya subtitle bahasa Jepang sehingga mempermudah penulis mengambil data. Data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap. Kemudian untuk menganalisis bentuk bentuk dialek Kansai dan padanannya dalam bahasa Jepang standar menggunakan padan intralingual. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk kansai yang muncul dalam anime”Gokushufudou” adalah jodoushi yang terdiri hen, yaro, na akan, ya, chau, dan toru serta shuujoshi yang terdiri dari ya, na, de, wa, dan nen. Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan dialek pada aanime “Gokushufudo” adalah faktor keanggotan kelompok, faktor status sosial, dan faktor situasi.
- ItemPENGGUNAAN JENIS-JENIS FUNGSI DAN BENTUK AIZUCHI DI APA HOTEL TAKAMATSU (KAJIAN PRAGMATIK)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2025) Maulana Fattah Muhammad; Dinda Gayatri Danadireksa (Pembimbing)Masyarakat Jepang selalu menggunakan aizuchi (membalas respon) dalam berkomunikasi, dan masyarakat Jepang sangat menghormati perasaann lawan bicaranya ketika sedang berkomunikasi. Penelitian ini membahas penggunaan fungsi dan bentuk aizuchi yang ada di APA Hotel Takamatsu. Teori yang dipakai adalah teori Mayumi Kubota dan Horiguchi Sumiko. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan fungsi dan bentuk aizuchi yang digunakan di APA Hotel Takamatsu Jepang dan mendeskripsikan penggunaan fungsi dan bentuk aizuchi yang digunakan di APA Hotel Takamatsu Jepang. Metode padan dan metode informal dipilih dikarenakan sesuai dengan tema penelitian yang mengambil sumber data secara langsung dari dialog dengan mitra tutur. Data yang didapatkan sejumlah 15 data dengan hasil penelitian 理解している信号(Rikai Shiteiru to Iu Shingou)memiliki data yang lebih banyak dibandingkan dengan data dari jenis fungsi aizuchi yang lain, dan bentuk そのた (sonota) memiliki data yang lebih banyak dibandingkan dari data bentuk aizuchi yang lain