Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Almira Kartasentana"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    STUDI SEMIOTIKA SAUSSURE PADA MAKNA KESEDIHAN DALAM LAGU ”KAKURENBO” DAN “DRY FLOWER” KARYA YUURI
    (Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Almira Kartasentana; Uning Kuraesin (Pembimbing)
    Penelitian ini membahas mengenai “Studi Semiotika pada Makna Kesedihan dalam Lagu “Kakurenbo” dan “Dry Flower” Karya Yuuri yang akan dibahas makna kesedihan yang terdapat pada tiap bait lagunya. Teori yang digunakan merupakan teori semiotika Ferdinand de Saussure yang pertama kali dikemukakan pada tahun 1857, mengenai penanda (Signifier) dan petanda (signified). Data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa dua buah lagu yang berjudulkan “Kakurenbo” dengan total delapan bait dan “Dry Flower” yang memiliki jumlah sebelas bait Karya Yuuri. Metode penelitian yang digunakan ialah metode Simak bebas libat cakap (SBLC) dan catat untuk mengumpulkan data. Data yang diperoleh akan langsung dianalisis menggunakan metode semiotika Saussure untuk membedah bagian penanda dan petandanya yang kemudian yang ditarik makna tiap baitnya sehingga tercipta makna kesedihan yang terkandung pada tiap lagunya dengan menggunakan metode informal sebagai penyajian hasil analisis data. Data diklasifikasikan hanya berdasarkan bait lagu, dan bait yang sudah didapatkan maknanya kemudian akan disatukan dengan bait keseluruhan yang membentuk makna sempurna, sebuah cerita yang terkandung pada lagu tersebut.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback