Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Afifah, Syadza Nur"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    FITUR BAHASA PEREMPUAN DAN FAKTOR SOSIAL DALAM SERIAL THE CROWN MUSIM 1: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
    (Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2025) Afifah, Syadza Nur; Ida Zuraida (Pembimbing)
    Penggunaan bahasa yang berbeda antara Laki-laki dan Perempuan dapat dilihat dengan karakteristik bahasa perempuan yang disebut dengan features woman’s language oleh Lakoff yang terdiri dari 10 fitur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan fitur bahasa perempuan dan pengaruh faktor sosial yang dikemukakan oleh Holmes dalam serial The Crown musim 1 yang menggambarkan kehidupan Ratu Elizabeth II, Seorang perempuan yang menjadi pemimpin di lingkungan yang didominasi oleh laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif pendekatan penelitian yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan yang menggambarkan secara menyeluruh dan apa adanya sebuah fenomena. Dalam penelitian ini terdapat 9 fitur bahasa perempuan yang ditemukan dalam tuturan Elizabeth II seperti 33 data lexical hedges (29,46%), 32 data emphatic stress (28,57%), 14 data empty adjective (12,50%), 10 data intensifier (8.93%), 7 data tag question (6,25%), 6 data superpolite forms (5,36 %), 5 data rising intonation on declarative (4,46%), 3 data avoidance of strong swear word (2,68%), dan 2 data hypercorrect grammmar (1,79%). Dan juga analisis menunjukkan faktor sosial yang terdiri dari the participants, the setting, the topics, dan the function, keempat faktor sosial tersebut mempengaruhi penggunaan fitur bahasa perempuan, dan faktor sosial yang paling dominan mempegaruhi penggunaan fitur bahasa perempuan adalah the participants “who is speaking and who are they speaking to?”. Oleh karena itu hal ini menunjukkan strategi komunikasi Ratu Elizabeth II untuk menyesuaikan diri dalam setiap situasi.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback