PENENTUAN WAKTU OPTIMAL NYALA PENGATUR LAMPU LALU LINTAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI (STUDI KASUS DI PEREMPATAN JALAN SOEKARNO HATTA – BUAH BATU)
No Thumbnail Available
Date
2013
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Widyatama
Abstract
Faktor utama yang mempengaruhi pengaturan lampu lalu lintas khususnya pada
perempatan Jalan Soekarno Hatta – Buah Batu adalah besarnya volume kendaraan
pada perempatan tersebut. Semakin padat kendaraan yang melewatinya, maka
semakin panjang antrian kendaraan yang lewat. Hal ini dibutuhkan waktu nyala
lampu lalu lintas yang optimal sehingga volume kendaraan pada perempatan
tersebut dapat berkurang atau bahkan seluruhnya dapat melintas. Penyebab lain
dari kemacetan adalah tidak sesuainya penentuan waktu lampu hijau dengan
jumlah kedatangan kendaraan yang berada di ruas jalan tersebut. Jumlah
kedatangan kendaraan yang lebih banyak dibandingkan waktu lampu hijau yang
sedikit akan mengakibatkan kemacetan yang sangat panjang.
Tujuan dari penelitian ini adalah penentuan waktu nyala lampu lalulintas yang
optimal pada perempatan Jalan Soekarno Hatta – Buah Batu, data yang diperoleh
diolah dengan menggunakan simulasi Promodel 6.0, kemudian dilakukan analisis
perbandingan antara model awal dan model yang telah diperbaharui, dan dijadikan
sebagai masukan untuk mengontrol waktu nyala lampu lalu lintas.
Berdasarkan hasil simulasi dengan menggunakan tiga skenario, diperoleh hasil
perbaikan yang optimal pada skenario dua dengan usulan yakni pada pagi hari
arah timur dengan lampu hijau menjadi 120 detik perubahan yang terjadi dari
3338 kendaraan menjadi 3098 kendaraan, arah barat dengan lampu hijau menjadi
44 detik perubahan yang terjadi dari 1142 kendaraan menjadi 1259 kendaraan,
arah selatan dengan lampu hijau menjadi 112 detik perubahan yang terjadi dari
3025 kendaraan menjadi 2934 kendaraan, arah timur dengan lampu hijau menjadi
58 detik perubahan yang terjadi dari 559 kendaraan menjadi 623 kendaraan.
Sedangkan pada sore hari arah timur dengan lampu hijau menjadi 120 detik
perubahan yang terjadi dari 1936 kendaraan menjadi 1806 kendaraan, arah barat
dengan lampu hijau menjadi 84 detik perubahan yang terjadi dari 3104 kendaraan
menjadi 3072 kendaraan, arah selatan dengan lampu hijau menjadi 72 detik
perubahan yang terjadi dari 1763 kendaraan menjadi 1814 kendaraan, arah timur
dengan lampu hijau menjadi 58 detik perubahan yang terjadi dari 1222 kendaraan
menjadi 1352 kendaraan. Durasi penyalaan lampu merah dan lampu hijau yang
diusulkan dalam penelitian ini telah menyebabkan terjadinya perbaikan panjang
antrian pada masing- masing ruas jalan dengan rata-rata 40%.
Description
Keywords
Kemacetan, Simulasi, Pengatur Durasi Lalu Lintas, Promodel 6.0, Traffic Jam, Simulation, Traffic Controller Duration