PERANAN AUDIT OPERASIONAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN UANG KAS (Studi kasus pada PT. Inti Pindad Mitra Sejati (Persero) Bandung)

Widyatama Repository

PERANAN AUDIT OPERASIONAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN UANG KAS (Studi kasus pada PT. Inti Pindad Mitra Sejati (Persero) Bandung)

Show full item record

Title: PERANAN AUDIT OPERASIONAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN UANG KAS (Studi kasus pada PT. Inti Pindad Mitra Sejati (Persero) Bandung)
Author: Perdana, Rd. Armi Okto
Abstract: Pengelolaan uang kas didalam PT. Inti Pindad Mitra Sejati terdiri dari beberapa prosedur yang dilakukan agar tercapainya tujuan yang diharapkan oleh perusahaan. Dengan adanya prosedur pengelolaan uang kas diharapkan kegiatan pengelolaan uang kas dapat lebih efektif dalam upaya penggunaan uang kas yang optimal. Perusahaan menilai sejauh mana audit operasional dapat berperan membantu manajemen mengidentifikasi kemungkinan penyalahgunaan uang kas yang mungkin terjadi. Alasan penulis memilih masalah ini, karena uang kas merupakan asset utama bagi perusahaan dan merupakan sumber pembiayaan operasi utama bagi perusahaan. Tujuan dari pemeriksaan operasional adalah untuk memeriksa kehematan, efisiensi dan efektivitas kegiatan, serta menilai apakah cara-cara pengelolaan yang diterapkan dalam kegiatan tersebut sudah berjalan dengan baik. Dalam audit operasional dilakukan penialain atas pengendalian intern, apakah telah berjalan secara efektif, sekaligus memberikan saran dan rekomendasi kepada pihak manajemen perusahaan untuk dapat memecahkan masalah yang ada sehubungan dengan pengendalian intern yang dilaksanakan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis, yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengancara mengumpulkan, menyusun, menganalisa dan menginterpretasikan data sehingga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas. Hasil dari audit operasional,kekuatan yang dimiliki perusahaan adalah perusahaan telah menerapkan pemisahan fungsi dari setiap bagian yang terlibat dalam pengelolaan uang kas dan prosedur pengelolaan penggunaan uang kas di perusahaan sangat baik. Sedangkan kelemahan yang masih dimiliki perusahaan adalah tugas ganda yang dilakukan oleh direktur yang menyebabkan penetapan anggaran memakan waktu yang cukup lama sehiingga proses operasi perusahaan Sarannya perusahaan Prosedur Dalam pelaksanaan audit operasional, auditor sebaiknya tidak memberitahukan kepada objek yang diteliti bahwa akan diadakan pemeriksaan. Pemantauan dan pemeriksaan terhadap kas ditingkatkan untuk mencegah terjadinya penyelewengan dan pencurian, dalam pemeriksaan atas kas harus mendapat perhatian lebih, dan diawasi dengan lebih ketat agar dapat meminimalisasi kecurangan yang mungkin terjadi Anggaran kas yang telah dijalankan agar lebih ditingkatkan dalam koordinasi dan kerjasama semua pihak yang terkait dalam pencapaiannya agar penyalahgunaan kas dapat lebih di minimalisir.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6083
Date: 2011


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 25.48Kb PDF View/Open
Lembar pengesahan.pdf 26.57Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 30.03Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 42.09Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 36.57Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 26.56Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 50.14Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 114.8Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 226.3Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 359.1Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 32.07Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 29.77Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record