FAKTOR-FAKTOR YANG MENDETEKSI RISIKO SISTEMIK PADA PERBANKAN KONVENSIONAL INDONESIA PERIODE 2010-2016 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL LOGIT

Widyatama Repository

FAKTOR-FAKTOR YANG MENDETEKSI RISIKO SISTEMIK PADA PERBANKAN KONVENSIONAL INDONESIA PERIODE 2010-2016 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL LOGIT

Show full item record

Title: FAKTOR-FAKTOR YANG MENDETEKSI RISIKO SISTEMIK PADA PERBANKAN KONVENSIONAL INDONESIA PERIODE 2010-2016 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL LOGIT
Author: Asriandy, Gizha Ayundia
Abstract: Kinerja keuangan bank konvensional rentan mengalami kebangkrutan, sehingga akan mempengaruhi kinerja keuangan secara keseluruhan dan akan mempengaruhi kinerja keuangan Indonesia. hal ini bisa menimbulkan ketidakstabilan keuangan yang akhirnya akan mengakibatkan risiko sistemik, dan penelitian ini dibuat agar dapat menjadi referensi untuk penelitian risiko sistemik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan risiko sistemik, risiko kredit, risiko likuiditas, risiko ketersediaan modal, bank run, dan contagion, dan untuk mengetahui pengaruh risiko kredit, risiko likuiditas, risiko ketersediaan modal, bank run, dan contagion terhadap risiko sistemik secara parsial dan secara simultan. Penelitian ini menggunakan regresi logit, sumber data dari Statistik Perbankan Konvensional Indonesia periode 2010-2016. Populasi penelitian ini adalah seluruh perbankan konvensional di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh, karena seluruh populasi digunakan sebagai sampel dengan jumlah sampel sebanyak 107 bank konvensional di Indonesia. Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa risiko kredit, risiko likuiditas, risiko ketersediaan modal dan contagion berdampak signifikan terhadap risiko sistemik, sedangkan risiko bank run tidak berdampak terhadap risiko sistemik, namun mempunyai probabilitas terjadinya risiko sistemik sebesar 380.771.494 kali. Hasil uji hipotesis secara simultan menunjukkan risiko kredit, risiko likuiditas, risiko ketersediaan modal, bank run, dan contagion berpengaruh terhadap risiko sistemik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pergerakan risiko endogen berdampak pada pergerakan risiko sistemik sebesar 11,66% dan sisanya 88,34% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/8903
Date: 2017


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 21.20Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 935.6Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 36.44Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 36.44Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 39.86Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 31.26Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 28.97Kb PDF View/Open
Daftar Grafik.pdf 31.77Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 29.88Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 76.56Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 152.5Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 144.3Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 116.4Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 35.81Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 39.22Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record