USULAN PENGURANGAN PEMBOROSAN PADA PROSES PENJAHITAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA

Widyatama Repository

USULAN PENGURANGAN PEMBOROSAN PADA PROSES PENJAHITAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA

Show full item record

Title: USULAN PENGURANGAN PEMBOROSAN PADA PROSES PENJAHITAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA
Author: Nurprihatin, Filscha; Yulita, Nur Eka; Caesaron, Dino
Abstract: Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi garmen. Proses penjahitan merupakan proses penting karena menentukan kuantitas pakaian untuk memenuhi permintaan konsumen. Terdapat permasalahan dalam proses penjahitan, yaitu hasil produksi tidak sesuai dengan target perusahaan karena kualitas hasil produksi tidak sesuai standar dan adanya pemborosan. Maka dari itu, diperlukan penelitian untuk menghilangkan pemborosan dan meningkatkan kualitas. Penelitian dilakukan berdasarkan tahapan Define-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC). Pada tahap define dilakukan identifikasi melalui Value Stream Mapping (VSM) dan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan pemborosan dominan. Tahap measure dilakukan untuk menentukan Critical to Quality (CTQ) dan perhitungan nilai sigma. Pada tahap analyze dilakukan analisis menggunakan Value Stream Analysis Tools (VALSAT), diagram pareto dan diagram sebab akibat. Pada tahap improve dilakukan perbaikan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi. Tahap control dilakukan untuk memastikan perbaikan berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan bobot pemborosan tertinggi adalah pemborosan produk cacat sebesar 26,25% dan pemborosan waktu menunggu sebesar 16,02%. Nilai Defect per Million Opportunity (DPMO) dan sigma pada bulan Januari hingga Februari 2017 sebesar 2150 dan 4,36 sigma. Berdasarkan VALSAT didapatkan alat yang digunakan adalah Process Activity Mapping (PAM) dengan persentase tertinggi sebesar 95,4% pada aktivitas menunggu. Pada diagram pareto didapatkan 14 jenis cacat yang dominan dan melalui diagram sebab akibat terdapat faktor utama penyebab cacat, yaitu manusia, mesin, material dan metode. Usulan perbaikan pemborosan produk cacat berdasarkan jenis cacat jahitan putus dan benang jahit adalah melakukan pengecekan pada spull (kumparan benang di bagian bawah mesin jahit) sebelum menjalankan mesin dan pelatihan secara berkala. Usulan perbaikan pemborosan waktu menunggu adalah pelatihan secara berkala dan pembagian beban kerja yang merata melalui keseimbangan lintasan, sehingga meningkatkan nilai efisiensi lini menjadi 87,34%.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/8580
Date: 2017-07-20


Files in this item

Files Size Format View
Full Paper Fils ... Yulita & Dino Caesaron.pdf 1.405Mb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record