Show simple item record

dc.contributor.authorSupriyadi, Salman
dc.date.accessioned2020-07-30T08:01:23Z
dc.date.available2020-07-30T08:01:23Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/11021
dc.description.abstractIndustri furnitur di Indonesia selama ini menjadi bisnis yang menguntungkan. Kebutuhan furnitur di dalam negeri selalu meningkat dari tahun ke tahun, sejalan dengan mulai membaiknya bisnis properti di Indonesia. Saat ini, produk furnitur yang diminati masyarakat yakni yang memiliki daya tahan lama. Pembelian furnitur umumnya dilakukan dengan ekspektasi penggunaan minimal sampai 10 tahun. Furnitur yang baik harus punya staying power, dalam segi rancangan maupun ketahanan produk. Mereka tidak kehilangan valuenya meskipun dalam rentang waktu yang panjang. Seiring peningkatakan kualitas hidup masyarakat yang berubah, juga berdampak pada tren desain furnitur. Produk mebel atau furnitur di rumah umumnya berbahan keras dan kaku dengan material kayu, logam, dan lainnya. Ada satu jenis furnitur yang bisa digunakan di rumah dengan sifat bahan kebalikan dari bahan material furnitur pada umumnya. Produk tersebut adalah bean bag yang berbahan lembut dengan bentuk berupa kantong besar yang diisi dengan material yang lembut. Salah satu pengrajin furniture ean bag yang konsisten dalam melakukan pembaruan model serta desain bagi sektor konsumer adalah 60 Percents Indonesia. Dilihat dari perkembangan penjualan 60 Percents Indonesia nyatanya mengalami penurunan setiap tahunnya terutama pada tahun 2018. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat mengetahui faktor permasalahan niat beli konsumen dengan Personal Selling dan Brand Image sebagai fokus utamanya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh personal selling terhadap niat beli konsumen, pengaruh brand image terhadap niat beli konsumen dan untuk mengetahui apakah personal selling dan brand image berpengaruh terhadap niat beli konsumen produk 60 Percents Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, sedangkan sifat dari penelitian ini adalah verifikatif dengan teknik penelitian melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden dengan data yang didapatkan sebanyak 125 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Personal selling berpengaruh terhadap niat beli konsumen produk 60 Percents Indoensia. Brand image berpengaruh terhadap niat beli konsumen produk 60 Percents Indonesia. Personal selling dan brand image berpengaruh terhadap niat beli konsumen produk 60 Percents berdasarkan hasil uji hipotesis secara simultan yang menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian Personal selling dan brand image mampu meningkatkan niat beli konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap praktisi, 60 Percents Indonesia, industri furnitur khususnya bean bag serta pengusaha Furnitur di Indonesia dalam mengelola dan membuat kebijakan penjualan barang. Penelitian ini diharapkan juga dapat memberikan manfaat untuk pengembangan pengetahuan dalam bidang penjualan furnitur.en_US
dc.publisherProgram Studi Magister Manajemen, Universitas Widyatamaen_US
dc.subjectPersonal Sellingen_US
dc.subjectBrand Image and purchase intentionen_US
dc.titlePENGARUH PERSONAL SELLING DAN BRAND IMAGE TERHADAP NIAT BELI 60 PERCENTS INDONESIAen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record