Show simple item record

dc.contributor.authorLestari, Qori
dc.date.accessioned2019-08-15T03:48:27Z
dc.date.accessioned2019-10-22T05:10:39Z
dc.date.available2019-08-15T03:48:27Z
dc.date.available2019-10-22T05:10:39Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://localhost:8080/xmlui/handle/123456789/10628
dc.description.abstractPeningkatan kualitas sumber daya manusia disuatu negara dapat dilihat melalui indeks pembangunan manusia (IPM). Pembangunan manusia dalam bidang pendidikan dan kesehatan yang memiliki peran penting dalam proses penyerapan dan pengolahan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi. Di Kabupaten Bandung kontribusi tebesar dalam proses peningkatan IPM dilakukan oleh sektor pendidikan, kesehatan, dan pengeluaran pemerintah. Penelitian ini bermaksud untuk melihat pengaruh pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan kesehatan terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia. Metode deskriptif dan kuantitatif dilakukan dengan melihat data sekunder time series Pengeluaran Pemerintah Kabupaten Bandung di Bidang Pendidikan dan Kesehatan serta data IPM indeks kesehatan, IPM indeks pendidikan, dan Indeks Pembangunan Manusia tahun 2012-2017. Penelitian ini menggunakan model persamaan regresi linear untuk melihat pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat dan juga untuk melihat bagaimana kedua variabel tersebut saling mempengaruhi. Data yang tercatat dianalisi dengan Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi dan Uji Koefisien determinasi dengan alat pengolah data SPSS-22. Dari analisis uji statistik simultan (F), dapat disimpulkan bahwa nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel (150.37> 9.552), maka ada pengaruh positif antara variabel independen (Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan dan Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan) terhadap variabel terikat (Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Bandung) dengan nilai signifikansi 0,001. Dari hasil Uji Statistic Parsial (t), dapat disimpulkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel secara berurutan pada variabel Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan (15,82>7,708), dengan nilai signifikansi 0,000 dan Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan (324.24> 7.708), dengan tingkat signifikan 0,016. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan arah korelasi positif antara belanja kesehatan pemerintah (X1) pada indeks pembangunan manusia di Kabupaten Bandung (Y) dan juga ada pengaruh antara belanja pendidikan pemerintah (X2) pada indeks pembangunan manusia di Kabupaten Bandung (Y).en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherTesis Program Magister Management Universitas Widyatama Bandungen_US
dc.subjectPengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatanen_US
dc.subjectPengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikanen_US
dc.subjectIndeks Pembangunan Manusia (IPM)en_US
dc.subjectGovernment Health Expendituresen_US
dc.subjectHealth and Education Development Indexen_US
dc.titlePENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH BIDANG KESEHATAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2012-2017en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record