Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan BUMN Sebelum dan Sesudah Privatisasi (studi kasus pada dua BUMN yang telah diprivatisasi)

Widyatama Repository

Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan BUMN Sebelum dan Sesudah Privatisasi (studi kasus pada dua BUMN yang telah diprivatisasi)

Show simple item record

dc.contributor.author Mungaran, Adi K
dc.date.accessioned 2008-02-28T03:42:43Z
dc.date.available 2008-02-28T03:42:43Z
dc.date.issued 2007-04
dc.identifier.other 0102211
dc.identifier.uri http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/10364/517
dc.description.abstract Privatisasi merupakan program utama yang sedang dilakukan pemerintah untuk membenahi kinerja Badan Usaha Milik Negara yang dimiliki. Namun pro dan kontra terus terjadi di kalangan masyarakat, ada sebagian orang yang setuju dengan adanya privatisasi dengan alas an bahwa tujuan privatisasi sebenarnya adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Negara, perubahan budaya, peningkatan profesionalisme, dan efisiensi usaha memang harus dilakukan untuk kebaikan BUMN tersebut. Namun di lain pihak masih ada yang beranggapan bahwa jika dilakukan privatisasi maka fungsi pokok BUMN sebagai pelayan publik akan hilang dan kemudian akan menjadi seperti perusahaan swasta pada umumnya yang hanya memikirkan keuntungan semata. Tujuan dilakukannya penelitian dengan obyek dua BUMN bidang pertambangan dan energi yaitu PT. Tambang Batubara Bukit Asam (persero)Tbk, dan PT. Perusahaan Gas Negara (persero)Tbk, adalah untuk mengetahui sejauh mana signifikansi peningkatan kinerja keuangan pada kedua perusahaan tersebut sebelum dan sesudah melakukan privatisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif komparatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan t-test. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari Pusat Referensi Pasar Modal Bursa Efek Jakrta. Kemudian antara satu variabel dengan variabel lainnya dibandingkan apakah terdapat perbedaaan yang signifikan antara kinerja keuangan BUMN pada saat sebelum dan setelah privatisasi. Dalam melakukan pengukuran kinerja keuangan ini, penulis menggunakan aspek keuangan yang terdapat dalam SK Menteri BUMN No: KEP-100/MBU/2002 yang terdiri dari delapan indikator yaitu: Return On Equity, Return On Investment, Cash Ratio, Current Ratio, Collection Period, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, Total Modal Sendiri Terhadap Total Asset. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan tingkat signifikansi α = 0,05 diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari tingkat kinerja keuangan BUMN sebelum dan sesudah privatisasi. Hal ini disebabkan oleh tujuan utama pemerintah dalam melakukan privatisasi saat ini adalah hanya untuk mengisi atau menutup defisit APBN, sehingga tujuan yang seharusnya dicapai yaitu perbaikan kinerja BUMN belum dapat tercapai. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Universitas Widyatama en_US
dc.relation.ispartofseries A.5712 en_US
dc.subject Kinerja Keuangan en_US
dc.title Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan BUMN Sebelum dan Sesudah Privatisasi (studi kasus pada dua BUMN yang telah diprivatisasi) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

Files Size Format View Description
bab5.pdf 277.0Kb PDF View/Open Bab 5 + Daftar Pustaka
bab4.pdf 705.2Kb PDF View/Open Bab 4
bab3.pdf 384.1Kb PDF View/Open Bab 3
bab2.pdf 938.0Kb PDF View/Open Bab 2
bab1.pdf 603.7Kb PDF View/Open Bab 1
cover.pdf 401.5Kb PDF View/Open Cover + Abstrak

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record