OPTIMALISASI PENUGASAN OPERATOR MESIN JAHIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE HUNGARIAN DI PT ALMENDO MEKAR ANUGRAH

Widyatama Repository

OPTIMALISASI PENUGASAN OPERATOR MESIN JAHIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE HUNGARIAN DI PT ALMENDO MEKAR ANUGRAH

Show full item record

Title: OPTIMALISASI PENUGASAN OPERATOR MESIN JAHIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE HUNGARIAN DI PT ALMENDO MEKAR ANUGRAH
Author: Andrian, Tendy
Abstract: PT Almendo Mekar Anugrah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri garment, lebih tepatnya pembuatan pakaian jadi (konveksi) yang berdiri pada tahun 2010 dan beralamat di jalan Cisaranten Wetan kavling 18 Kota Bandung. Perusahaan yang telah bekerja sama dengan beberapa brand ternama diantaranya shafira, zoya, rabbani, dan sebagainya memiliki permasalahan dalam hal penugasan tenaga kerja (operator) mesin jahit di area sewing line. Ketidaksesuaian tenaga operator mesin jahit yang bekerja saat ini rata – rata 30 operator/line belum sesuai dengan ketersediaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan sebanyak 35 operator/line, sehingga akan berdampak pada jumlah produksi yang dihasilkan yaitu produk dress, inner, tunic tidak mencapai target dan tingginya biaya budget area sewing line. Oleh karena itu, perlu dilakukan penugasan tenaga kerja ahli (operator), agar dapat memaksimalkan jumlah produksi dan meminimalkan budget di area sewing line. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penugasan operator area sewing line dengan menggunakan metode penugasan (Hungarian). Metode penugasan (Hungarian) merupakan suatu metode yang dikembangkan oleh seorang ahli matematika berkebangsaan Hungaria bernama D.Konig yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan penugasan dengan cara penyelesaiannya membuat matriks berbobot untuk setiap tugas dan sumber daya yang ada. Data yang digunakan dalam permasalahan penugasan adalah data yang menyangkut sumber daya dan tugas yang diberikan, hasil yang akan didapatkan berupa maksimasi ataupun minimasi. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan metode penugasan (Hungarian), dengan jumlah operator yang optimal pada line 1 sebanyak 30 operator, line 2 sebanyak 30 operator dan line 3 sebanyak 22 operator, mendapatkan hasil 2 alternatif untuk penugasan operator dengan tujuan maksimasi produksi. Alternatif 1, line 1 ditugaskan untuk memproduksi produk tunic dengan jumlah produksi/hari 510 pcs/hari, line 2 ditugaskan untuk memproduksi produk inner dengan jumlah produksi/hari 240 pcs/hari, sedangkan line 3 ditugaskan untuk memproduksi produk dress dengan jumlah produksi/hari 154 pcs/hari. Alternatif 2, line 1 ditugaskan untuk memproduksi produk inner dengan jumlah produksi/hari 510 pcs/hari, line 2 ditugaskan untuk memproduksi produk tunic dengan jumlah produksi/hari 240 pcs/hari dan line 3 ditugaskan untuk memproduksi produk dress dengan jumlah produksi/hari 154 pcs/hari. Jadi, total keseleruhan produksi/hari yaitu sebanyak 904 pcs/hari dan alternatif yang terpilih yaitu alternatif 2 karena menghasilkan biaya terendah sebesar Rp 28.942 dan alternatif 1 menghasilkan biaya sebesar Rp 46.351. Sedangkan untuk tujuan minimasi budget area sewing line mendapatkan hasil penugasan line 1 ditugaskan untuk produk inner dengan biaya Rp5.012/pcs, line 2 ditugaskan untuk produk dress dengan biaya Rp12.808 /pcs, dan line 3 ditugaskan untuk produk tunic dengan biaya Rp6.500/pcs.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/8395
Date: 2016


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 9.423Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 532.4Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 179.6Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 176.2Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 227.9Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 153.4Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 102.5Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 249.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 494.9Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 177.2Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 636.8Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 97.41Kb PDF View/Open
Bab 6.pdf 33.40Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 100.1Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record