PENGARUH TINGKAT KESEHATAN PERBANKAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA SEKTOR PERBANKAN, BERDASARKAN PENGKLASIFIKASIAN BESARNYA TOTAL ASET, YANG TERDAFTAR DI BEI PADA TAHUN 2006-2011

Widyatama Repository

PENGARUH TINGKAT KESEHATAN PERBANKAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA SEKTOR PERBANKAN, BERDASARKAN PENGKLASIFIKASIAN BESARNYA TOTAL ASET, YANG TERDAFTAR DI BEI PADA TAHUN 2006-2011

Show full item record

Title: PENGARUH TINGKAT KESEHATAN PERBANKAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA SEKTOR PERBANKAN, BERDASARKAN PENGKLASIFIKASIAN BESARNYA TOTAL ASET, YANG TERDAFTAR DI BEI PADA TAHUN 2006-2011
Author: Marbun, Resinda Irmayani
Abstract: Bank merupakan suatu lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan antara pihak yang memiliki dana (surplus unit) dengan pihak-pihak yang memerlukan dana (deficit unit) serta sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran. Tujuan fundamental bisnis perbankan adalah memperoleh keuntungan optimal dengan jalan memberikan layanan jasa keuangan kepada masyarakat. Untuk itu penting bagi setiap bank untuk senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat dengan selalu menunjukkan kinerja yang baik, terutama dengan tetap memenuhi ketentuan prudential banking regulation yang mengisyaratkan akan pengelolaan keuangan perbankan yang sehat. Definisi Tingkat Kesehatan Bank menurut Peraturan Bank Indonesia No.6/10/PBI/2004 adalah hasil penilaian kualitatif atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi/kinerja suatu bank melalui penilaian kuantitatif dan atau penilaian kualitatif terhadap faktor-faktor permodalan (CAR), kualitas asset (NPL), manajemen, rentabilitas (ROA), likuiditas (LDR) dan sensitivitas terhadap risiko pasar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan empat aspek dari enam aspek yang biasanya digunakan dalam penilaian tingkat kesehatan bank yaitu CAR, NPL, ROA dan LDR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh variabel X (ROA, NPL, ROA dan LDR) terhadap variabel Y. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif. Metode deskriptif digunakan untuk melihat perkembangan variabel X dan variabel Y di setiap tahunnya pada masing-masing bank. Metode verifikatif digunakan untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Penelitian ini dilakukan pada perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2011. Jumlah sampel yang diambil sesuai dengan kriteria yang ditetapkan sebanyak 14 bank. Penulis mengklasifikasikan kedalam dua kelompok berdasarkan rata-rata total aset sampel, kelompok 1 di atas rata-rata sedangkan kelompok 2 di bawah rata-rata. Berdasarkan pengujian hipotesis pada kedua kelompok diperoleh hasil baik secara simultan maupun secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari CAR, NPL, ROA dan LDR terhadap Pertumbuhan Harga Saham.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/8151
Date: 2013


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 21.17Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 30.69Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 349.4Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 406.0Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 567.2Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 1.034Mb PDF View/Open
Bab 5.pdf 117.7Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 265.0Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record