PENENTUAN JUMLAH TELLER YANG OPTIMAL BERDASARKAN METODE ANTRIAN di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Sukabumi

Widyatama Repository

PENENTUAN JUMLAH TELLER YANG OPTIMAL BERDASARKAN METODE ANTRIAN di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Sukabumi

Show full item record

Title: PENENTUAN JUMLAH TELLER YANG OPTIMAL BERDASARKAN METODE ANTRIAN di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Sukabumi
Author: Moludi, Agis Rizky
Abstract: Antrian (waiting linelqueue) adalah orang-orang atau barang dalam barisan yang sedang menunggu untuk dilayani. ) ilmu pengetahuan tentang bentuk antrian, yang sering disebut sebagai teori antrian (queuing theory), merupakan sebuah bagian penting operasi dan juga alat yang sangat berharga bagi manajer operasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelitian atau observasi di Bank Rakyat Indonesia Unit Sukabumi periode Januari 2014. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui keoptimalan jumlah teller yang disediakan oleh pihak Bank Rakyat Indonesia Unit Sukabumi dilihat dari penyebab adanya hambatan kinerja antrian dan solusi untuk mengatasi hambatan kinerja antrian. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dan verikatif. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik parametrik berdasarkan data yang diperoleh, yaitu Analisis Paired Sample. Sistem yang digunakan oleh Bank Rakyat Indonesia Unit Sukabumi adalah multiple Channel Quiuery system dengan standar mutu pelayanan adalah 2 menit, jumlah teller yang ada kurang optimal dikarenakan masih terdapat waktu tunggu nasabah melebihi standar yang ditetapkan. Alternative perbaikan sistem antrian yang diajukan oleh penulis adalah dengan penambahan satu teller sehingga diperoleh waktu tunggu yang lebih baik dibandingkan sebelum penambahan satu teller. Dari hasil uji t didapat probabilitas (Sig. 2 tailed) adalah 0,041 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,00 < 0,05 yang menunjukkan bahwa Ha diterima atau tidak signifikan hal ini bisa dilihat pada paired samples correlation dengan hasil korelasi antara dua variabel, yang menghasilkan angka 0,957 dengan probabilitas di atas 0,05. Hal ini menyatakan bahwa korelasi, rata-rata waktu seorang nasabah untuk menunggu awal dan alternatif penambahan teller adalah signifikan. Berdasarkan uji t disimpulkan bahwa penambahan satu teller yang yang dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia Unit Sukabumi efektif untuk meningkatkan pelyanan agar tidak adanya penumpukkan atau antrian yang panjang.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/8092
Date: 2014


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 112.7Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 306.1Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 107.1Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 48.34Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 30.03Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 25.70Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 26.79Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 333.2Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 411.6Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 345.0Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 623.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 31.87Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 307.2Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record