PENGARUH KOREKSI FISKAL ATAS LAPORAN LABA RUGI KOMERSIAL TERHADAP PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN (Studi Survei pada Perusahaan Makanan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Widyatama Repository

PENGARUH KOREKSI FISKAL ATAS LAPORAN LABA RUGI KOMERSIAL TERHADAP PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN (Studi Survei pada Perusahaan Makanan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Show full item record

Title: PENGARUH KOREKSI FISKAL ATAS LAPORAN LABA RUGI KOMERSIAL TERHADAP PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN (Studi Survei pada Perusahaan Makanan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Author: Octaviane, Larisa
Abstract: Laporan keuangan dipersiapkan perusahaan dimaksudkan untuk menyediakan informasi keuangan baik bagi pihak intern maupun pihak ekstern yang membutuhkan termasuk pemerintah yang dipakai untuk kepentingan fiskal (perpajakan). Terutama laporan laba rugi yang berisi informasi untuk menentukan pajak penghasilan yang harus ditanggung oleh perusahaan tersebut. Laporan laba rugi merupakan salah satu laporan keuangan yang harus dihasilkan dari penyelenggaraan sistem akuntansi, baik yang diselenggaraan berdasarkan dengan ketentuan Undang-Undang Perpajakan maupun yang berdasar pada ketentuan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Dalam laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdapat koreksi Fiskal yang terjadi akibat adanya perbedaan pengakuan atas pendapatan maupun biaya menurut perusahaan (selaku wajib pajak) dengan pihak Ditjen Pajak (selaku fiskus yang mewakili negara). Penghitungan Pajak Penghasilan diakhir tahun bagi Wajib Pajak Badan didasarkan atas laporan keuangan Fiskal (Laba Rugi Fiskal). Laba rugi fiskal disusun berdasarkan Laba Rugi Komersial yang telah disesuaikan dengan peraturan perpajakan (melalui rekonsiliasi). Rekonsiliasi (penyesuaian) tersebut akan berakibat adanya koreksi fiskal. Penelitian ini dilakukan pada 7 perusahaan makanan-minuman yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder. Untuk mengetahui adanya pengaruh antara koreksi fiskal terhadap pajak penghasilan wajib pajak badan pada perusahaan digunakan uji statistik t. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan korelasi produk moment dengan tingkat signifikansi 5% menghasilkan thitung 9,010 lebih besar dari ttabel 1,729 serta koefisien determinasinya 81% yang berarti Ha diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa “terdapat pengaruh yang signifikan antara koreksi fiskal terhadap pajak penghasilan wajib pajak badan pada perusahaan”.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/8039
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 17.74Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 70.18Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 14.28Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 70.64Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 80.67Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 24.35Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 65.71Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 66.18Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 304.5Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 332.8Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 313.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 758.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 145.0Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 29.59Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record