PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI TERHADAP KUALITAS AUDIT APARAT INSPEKTORAT (Studi Empiris Pada Inspektorat Kota Bandung)

Widyatama Repository

PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI TERHADAP KUALITAS AUDIT APARAT INSPEKTORAT (Studi Empiris Pada Inspektorat Kota Bandung)

Show full item record

Title: PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI TERHADAP KUALITAS AUDIT APARAT INSPEKTORAT (Studi Empiris Pada Inspektorat Kota Bandung)
Author: Basir, Rizky Muhamad
Abstract: Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Tahun Anggaran (TA) 2012 masih memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). BPK dalam pemeriksaan LKPD menemukan empat permasalahan yang menjadi pengecualian atas kewajaran LKPD. Permasalahan tersebut merupakan gabungan ketidaksesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, kelemahan sistem pengendalian intern, dan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. Temuan audit yang tidak terdeteksi oleh aparat Inspektorat sebagai auditor internal, akan tetapi ditemukan oleh auditor eksternal, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), membuat peran Inspektorat sebagai auditor internal pemerintah menjadi dipertanyakan. Berdasarkan fenomena tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh kompetensi dan independensi terhadap kualitas audit aparat inspektorat. Responden pada penelitian ini adalah aparat Inspektorat Kota Bandung yang turut melakukan pemeriksaan. Data diambil dari kuesioner yang didistribusikan kepada responden. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas (independent) kompetensi (X1), dan independensi (X2), sedangkan variabel terikatnya (dependent) adalah kualitas audit (Y). Data dianalisis dengan menggunakan analisa regresi linear berganda (multiple regretion) Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan independensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa secara bersama-sama kompetensi dan independensi memberikan sumbangan terhadap variabel dependen (kualitas audit) sebesar 61,4%, sedangkan sisanya 38,6% dipengaruhi oleh fakor lain di luar model. Implikasi temuan penelitian ini bagi upaya terwujudnya audit yang berkualitas adalah perlunya sikap independensi auditor di samping upaya peningkatan kompetensi melalui pelatihan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7923
Date: 2013


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 27.69Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 164.7Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 29.56Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 150.0Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 122.3Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 34.44Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 26.29Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 35.69Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 252.4Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 461.3Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 454.6Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 861.4Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 46.02Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 162.9Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record