PERBEDAAN PENERAPAN EARNINGS MANAGEMENT DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING: Penelitian pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006-2010

Widyatama Repository

PERBEDAAN PENERAPAN EARNINGS MANAGEMENT DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING: Penelitian pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006-2010

Show full item record

Title: PERBEDAAN PENERAPAN EARNINGS MANAGEMENT DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING: Penelitian pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006-2010
Author: Januarty, Tamy Ali
Abstract: Manajemen laba mungkin tidak terlalu asing bagi para pemerhati manajemen dan akuntansi, baik praktisi maupun akademisi. Istilah tersebut mulai menarik perhatian para peneliti, khususnya peneliti akuntansi, karena sering dihubungkan dengan perilaku manajer atau para pembuat laporan keuangan. Salah satu motivasi untuk melakukan earnings management adalah ketika suatu perusahaan melaksanakan initial public offering (IPO). initial public offering (IPO) atau penawaran perdana saham merupakan saat yang terpenting yang dilakukan suatu perusahaan privat untuk memperoleh dana tambahan yang digunakan untuk pembiayaan dan ekspansi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan manajemen laba sebelum, saat, dan setelah IPO. Populasi penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang listing di BEI dengan tahun IPO pada tahun 2006, 2007, 2008, 2009, dan 2010. Dari hasil purposive sampling, didapatkan 30 perusahaan yang menjadi sampel. Analisis statistik yang digunakan terdiri dari (1) Pengujian normalitas, untuk mengetahui apakah data yang diolah berdistribusi normal, (2) Pengujian independent sample t-test untuk mengetahui adanya perbedaan manajemen laba sebelum, saat, dan setelah IPO. Hasil perhitungan DAC dari total 90 laporan keuangan yang digunakan, menunjukkan bahwa sebanyak 51 laporan keuangan bernilai discretionary accruals positif, dan 39 laporan keuangan bernilai discretionary accruals negatif. Seluruh nilai discretionary accruals diuji dengan t-test untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan pada sebelum, saat, dan setelah IPO, untuk lebih meyakinkan penulis melakukan pengujian lanjutan dengan hanya menguji discretionary accruals yang bernilai positif (51 laporan keuangan). Hasil pengujian awal dan pengujian lanjutan menghasilkan hasil yang sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan penerapan manajemen laba sebelum dan saat IPO, namun terdapat perbedaan penerapan manajemen laba saat dan setelah IPO.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7878
Date: 2013


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 31.02Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 27.10Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 30.20Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 171.0Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 188.5Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 107.4Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 101.4Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 26.69Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 208.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 606.2Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 448.3Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 447.6Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 37.14Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 117.6Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record