EVALUASI KINERJA PROYEK ULTRASONIC METERING UPGRADE MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE (Studi di ConocoPhilllips (Grissik) Ltd.)

Widyatama Repository

EVALUASI KINERJA PROYEK ULTRASONIC METERING UPGRADE MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE (Studi di ConocoPhilllips (Grissik) Ltd.)

Show full item record

Title: EVALUASI KINERJA PROYEK ULTRASONIC METERING UPGRADE MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE (Studi di ConocoPhilllips (Grissik) Ltd.)
Author: Nasution, Yan Adiguna
Abstract: Proyek memerlukan evaluasi yang dilakukan setelah proyek memasuki tahap pengerjaan, karena tidak menutup kemungkinan terjadi masalah seperti keterlambatan pelaksanaan atau bahkan sampai terhenti pelaksanaannya karena masalah biaya. Proyek Ultrasonic Metering Upgrade sudah terjadi keterlambatan di awal pekerjaan dimana proyek direncanakan selesai sebesar 16,23% tetapi kenyataannya hanya selesai sebesar 8,13%, sehingga perlu dilakukan percepatan atas penumpukan kegiatan untuk menyusul keterlambatan pekerjaan. Percepatan tersebut berpengaruh terhadap biaya yang dikeluarkan akan tidak sesuai sesuai dengan anggaran biayanya. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja biaya proyek dan kinerja waktu proyek tersebut dengan menggunakan metode earned value serta memberikan usulan pengendalian proyek yang diperlukan untuk pertimbangan agar proyek dapat berjalan sesuai rencana. Hasil dari evaluasi yang ditunjukkan oleh earned value dapat digunakan sebagai early warning jika terdapat inefisiensi kinerja dalam penyelesaian proyek sehingga dapat dilakukan antisipasi dini agar pembengkakan biaya dan keterlambatan penyelesaian proyek dapat dicegah. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa performansi biaya proyek selalu mengalami penyimpangan dan indeks kinerja biaya yang tidak efisien. Di periode keenambelas proyek mengeluarkan biaya sebesar Rp 10,418 Milyar, sedangkan anggaran biayanya hanya sebesar Rp 6,790 Milyar. Selain itu, ditemukan pula bahwa performansi waktu proyek mengalami keterlambatan di awal pengerjaan. Namun, indeks kinerja jadwal proyek menunjukkan pekerjaan yang dilakukan efisien karena pada periode keenambelas proyek menyelesaikan perkerjaan sebesar 66,05%, dimana perencanaannya hanya sebesar 56,81%. Masalah yang terjadi pada aspek biaya dan jadwal antara lain disebabkan oleh jumlah tenaga kerja yang digunakan, pengadaan material dan bahan yang digunakan, serta pengalokasian waktu yang digunakan untuk setiap pekerjaannya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7703
Date: 2016


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 17.66Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 902.7Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 186.7Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 167.2Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 121.1Kb PDF View/Open
Daftar Tabel & Gambar.pdf 108.2Kb PDF View/Open
Daftar Rumus.pdf 111.9Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 100.6Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 190.3Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 575.3Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 349.7Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 453.3Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 297.0Kb PDF View/Open
Bab 6.pdf 107.0Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 103.6Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record