ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AGENCY COST DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA INDUSTRI PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2010 – 2014

Widyatama Repository

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AGENCY COST DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA INDUSTRI PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2010 – 2014

Show full item record

Title: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AGENCY COST DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA INDUSTRI PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2010 – 2014
Author: Triwahyuni, Fitri
Abstract: Nilai perusahaan dapat mengalami peningkatan apabila manajemen mampu menjalin dan menjaga hubungan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak, terutama shareholders/principal dalam membuat keputusan-keputusan keuangan perusahaan. Konflik yang timbul antara manajer dengan pemegang saham biasanya disebut dengan agency problem. Adanya agency problem akan mempengaruhi kinerja perusahaan dalam kegiatan bisnisnya dan dapat merugikan kedua belah pihak. Agency problem ini akan menimbulkan agency cost dimana apabila perusahaan tidak bisa meminimalisir agency cost maka akan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Struktur kepemilikan menjadi sangat penting dalam teori keagenan, karena sebagian besar argumentasi konflik keagenan disebabkan oleh adanya pemisahan kepemilikan dan pengelolaan. Selain struktur kepemilikan, kebijakan pendanaan perusahaan juga mempengaruhi nilai perusahaan. Pengumuman kenaikan porsi hutang menurut teori Pecking Order ini biasanya di respon positif oleh pasar yang membuktikan bahwa perusahaan cukup yakin tentang peningkatan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba pada masa yang akan datang. Kebijakan dividen juga disinyalir dapat mempengaruhi nilai perusahaan selain kepemilikan institusional dan kebijakan pendanaan melalui hutang / leverage. Kebijakan dividen merupakan kebijakan manajer keuangan yang menyangkut dengan seberapa besar proporsi para pemegang saham akan mendapatkan dividen pada periode tertentu. Objek penelitian adalah industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2010-2014. Teknik penentuan sampling adalah purposive sampling dengan kriteria industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan memiliki kepemilikan institusional, leverage, dan membagikan dividen pada tahun penelitian. Diperoleh jumlah sampel sebanyak 6 perusahaan. Metode polling data yang digunakan untuk mengumpulkan data dan two stage least squares (2SLS) adalah sebagai metode analisis. Hasil penelitian dari model pertama menunjukkan bahwa secara simultan penelitian tersebut berpengaruh signifikan. Hasil penelitian secara parsial hanya variabel leverage berpengaruh secara signifikan terhadap agency cost, sedangkan variabel kepemilikan institusional dan kebijakan dividen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap agency cost. Hasil penelitian model kedua secara parsial agency cost berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7573
Date: 2016


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 80.13Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 699.5Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 86.25Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 95.47Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 43.66Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 30.08Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 29.55Kb PDF View/Open
Daftar Grafik.pdf 29.02Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 23.71Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 435.6Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 671.6Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 488.9Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 783.7Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 108.8Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 193.9Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record