PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TERHADAP PELAKSANAAN SELF ASSESSMENT SYSTEM PAJAK PENGHASILAN (Survei di Kantor Pelayanan Pajak Bojonegara Bandung )

Widyatama Repository

PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TERHADAP PELAKSANAAN SELF ASSESSMENT SYSTEM PAJAK PENGHASILAN (Survei di Kantor Pelayanan Pajak Bojonegara Bandung )

Show full item record

Title: PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TERHADAP PELAKSANAAN SELF ASSESSMENT SYSTEM PAJAK PENGHASILAN (Survei di Kantor Pelayanan Pajak Bojonegara Bandung )
Author: Satriadi, Rahmat Arief
Abstract: Seperti yang telah kita ketahui, pemerintah terus berupaya untuk memaksimalkan pendapatan pajak negara dengan terus penyempurnaan sistem perpajakan yang ada. Untuk itu, dengan adanya tax reform pemerintah mulai menjalankan self assessment system dengan harapan Wajib Pajak mampu menjalankan kewajiban perpajakannya. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mencoba membahas fenomena mengenai “Pengaruh Persepsi wajib Pajak Orang Pribadi Terhadap Pelaksanaan Self Assessment System Pajak Penghasilan” Objek penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Bojonegara yang beralamat di jalan Asia Afrika No. 114 Bandung. Sehingga dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui seberapa besar hubungan ataupun pengaruh dari persepsi Wajib Pajak mengenai PPh terhadap pelaksanaan self assessment system. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden (n=100). Selanjutnya data diubah menjadi data kuantitatif dengan menggunakan skala Linkert dan melalui pengujian validitas dan reliabilitas data sehingga data siap diolah. Pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi dengan rumus Pearson Product Moment dan Spearmen untuk menguji keeratannya dengan tingkat signifikansi 95 %. Pengujian dengan analisis regresi ini ditujukan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara Persepsi Wajib Pajak Orang Pribadi (variabel independen) terhadap pelaksanaan self assessment system Pajak Penghasilan (variabel dependen). Hasil analisis regresi ini menunjukkan nilai b atau koefisien regresi adalah – 0,263 dan bertanda negatif yang berarti bahwa hubungan antara variabel independen dan variabel dependen bersifat berlawanan arah. Artinya setiap perubahan/ kenaikan pada nilai variabel independent maka akan berbanding terbalik dengan perubahan/ kenaikan pada nilai variabel dependen. Pengujian dengan analisis korelasi ditujukan untuk mengetahui kuat lemahnya hubungan variabel independen dengan variabel dependen. Hasil analisis korelasi didapat persamaan Y = 62,67 - 0,26X. Sementara itu besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dapat ditujukan dengan koefisien determinasi yaitu sebesar 6,92%. Dalam pengujian hipotesis penulis menggunakan statistik uji “t”. Bila t hitung < ttabel maka keputusan statistiknya Ho diterima atau Ha ditolak. Hasil pengujian hipotesis ini menunjukkan t sebesar 2,70 dan ttabel sebesar 1,984. Artinya bahwa Persepsi Wajib Pajak berpengaruh terhadap pelaksanaan self assessment system Pajak Penghasilan. Dengan demikian nilai t hitung ≥ ttabel sehingga keputusan statistiknya adalah Ha diterima atau Ho ditolak. Maka hipotesis “Persepsi Wajib Pajak berpengaruh terhadap pelaksanaan self assessment system Pajak Penghasilan” dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7350
Date: 2008


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 11.28Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 24.32Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 41.97Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 30.52Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 27.15Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 36.74Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 30.08Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 59.54Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 109.8Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 125.9Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 145.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 59.37Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 24.85Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record