HUBUNGAN KONTRIBUSI PAJAK KENDARAAN BERMOTOR, BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR DENGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Barat)

Widyatama Repository

HUBUNGAN KONTRIBUSI PAJAK KENDARAAN BERMOTOR, BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR DENGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Barat)

Show full item record

Title: HUBUNGAN KONTRIBUSI PAJAK KENDARAAN BERMOTOR, BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR DENGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Propinsi Jawa Barat)
Author: Sa’diyah, Ulfah
Abstract: Perpajakan merupakan sektor penerimaan Negara yang kondisinya dinamis sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan sosial ekonominya. Peran sektor perpajakan ini semakin penting artinya dalam APBN setiap tahunnya. Pajak secara garis besar dibagi atas 2 bagian yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Penelitian skripsi ini akan membahas pajak yang dikelola oleh Pemerintah Daerah. Pajak yang penulis bahas adalah Hubungan Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan melakukan penelitian di DISPENDA Propinsi Jawa Barat. Penelitian ini mencoba untuk melihat ada tidaknya hubungan antara PKB dengan PAD, dan BBNKB dengan PAD. Dengan menggunakan metode deskriptif, penulis berusaha untuk memecahkan masalah melalui data yang dikumpulkan untuk kemudian diolah, dianalisis, diproses lebih lanjut. Hipotesis yang penulis ajukan adalah terdapat hubungan yang signifikan antara PKB dengan PAD, BBNKB dengan PAD dan PKB dengan BBNKB. Ketiganya mempunyai hubungan yang signifikan yang mengandung arti bahwa diantara PKB dengan PAD, BBNKB dengan PAD dan PKB dengan BBNKB mempunyai hubungan yang searah. Pengujian hipotesis tersebut menggunakan analisis regresi multiple linier, analisis koefisien korelasi Pearson dan analisis korelasi parsial. Pengujian dengan analisis regresi multiple linier ditujukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dan menaksir hubungan antara variabel X1, X2 (PKB, BBNKB) dengan variabel Y (PAD). Hasil analisis regresi multiple linier ini menunjukkan nilai b1 dan b2 atau nilai koefisien regresi multiple linier adalah 2.192 dan 0.655 dan bertanda positif yang berarti bahwa hubungan antara variabel independent dengan variabel dependen bersifat searah. Artinya setiap perubahan atau kenaikan pada nilai variabel independent maka akan berbanding lurus dengan perubahan atau kenaikan pada nilai variabel dependen. Hasil analisis koefisien korelasi Pearson menunjukkan nilai r1y atau nilai koefisien korelasi antara variabel Y (PAD) dan X1 (PKB) sebesar 0.9899, koefisien korelasi antara variabel Y (PAD) dan X2 (BBNKB) atau r2y = 0.9296 dan koefisien korelasi antara variabel X1 (PKB) dan X2 (BBNKB) atau r12 = 0.8753. Analisis korelasi parsial, yaitu kontribusi PKB terhadap PAD, bila besarnya BBNKB dianggap konstan adalah 97.99% dan kontribusi BBNKB terhadap PAD, bila besarnya PKB dianggap konstan adalah 84.64%. Dari hasil pengujian hipotesis, dengan df (7), maka t tabel = 2.8412 sedangkan t hitung pengujian hipotesis antara variabel X1 (PKB) dengan variabel Y (PAD),yaitu = 17.455 dan thitung pengujian hipotesis antara variabel X2 (BBNKB) dengan variabel Y (PAD) yaitu = 6.228. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara PKB dengan PAD dan terdapat hubungan yang kuat pula antara BBNKB dengan PAD. Maka hipotesis yang penulis ajukan dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7124
Date: 2008


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 10.18Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 27.28Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 44.08Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 85.38Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 79.67Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 93.55Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 36.22Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 26.91Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record