ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PERBANKAN SEBELUM DAN SETELAH PENERAPAN INTERNET BANKING (Studi kasus pada tujuh bank pengaplikasi i-banking yang listing di BEJ)

Widyatama Repository

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PERBANKAN SEBELUM DAN SETELAH PENERAPAN INTERNET BANKING (Studi kasus pada tujuh bank pengaplikasi i-banking yang listing di BEJ)

Show full item record

Title: ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PERBANKAN SEBELUM DAN SETELAH PENERAPAN INTERNET BANKING (Studi kasus pada tujuh bank pengaplikasi i-banking yang listing di BEJ)
Author: Purwitasari, Thia
Abstract: Internet Banking merupakan penerapan teknologi informasi berbasis jaringan digital dalam dunia usaha perbankan. Dalam i-banking, nasabah diberi berbagai kemudahan dalam melakukan berbagai jenis kegiatan transaksi yang ditawarkan oleh perbankan melalui akses dari internet. Bagi bank, i-bankingadalah strategi untuk bersaing. Diharapkan dapat mencapai efisiensi danefektivitas dengan memangkas jalur distribusi dan pemasaran dan berbagaipembiayaan. Dengan dicapai efisiensi dan efektivitas maka akan berpengaruh terhadap kinerja bank sendiri. Tujuan dilakukannya penelitian dengan objek tujuh perbankan, yaitu Bank International Indonesia Tbk. (BII), Bank Central Asia Tbk. (BCA), Bank Lippo Tbk., Bank Niaga Tbk., Bank Permata Tbk., Bank Danamon Tbk., Bank Mandiri Tbk. adalah untuk mengetahui sejauh mana signifikansi peningkatan kinerja keuangan pada ketujuh perbankan tersebut sebelum dan setelah penerapan i-Banking. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metodekomparatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan t-test. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangandari Bursa Efek Jakarta. Kemudian antara satu variabel dengan variabel lainnya dibandingkan apakah terdapatperbedaan antara kinerja keuangan perbankan pada saat sebelum dan setelahpenerapan i-Banking. Dalam melakukan pengukuran kinerja keuangan ini, digunakan dua indikator, yaitu Return on Asset (ROA) dan Return on Equity(ROE). Setelah dilakukan pengujian hipotesis denganα = 0,05 diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan dari tingkat kinerja keuangan perbankan sebelum dan setelah penerapan i-Banking. Salah satu contohnya adalah Bank Niaga yang t hitungnya -11,125. Berarti –t tabel < t hitung < t tabel atau -12,706 < -11,125 < 12,706 dengan kata lain Ho diterima dan menolak Ha. Tidak terdapat perbedaan ini karena i-Bankingadalah strategi yang fokus pada kepuasan nasabah sehingga perlu rentang waktu panjang untuk melihathasilnya. Apalagi jika untuk melihat kinerja, karenakinerja tidak hanya dilihat dari keuntungan saja, melainkan kemampuan perusahaan dalam mengelola investasinya untuk menghasilkan keuntungan. Tidak adanya perbedaan ini juga disebabkan karena perbankan Indonesia sedang berada pada masa krisis moneter yang mempengaruhi kinerja keuangan beberapa tahun kebelakang.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7079
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 68.64Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 88.05Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 93.87Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 92.25Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 112.4Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 90.25Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 79.31Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 127.9Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 260.3Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 235.5Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 884.1Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 90.69Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 85.78Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record