ANALISIS KEMAMPUAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM MEMENUHI BELANJA APARATUR PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SUKABUMI (Studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi)

Widyatama Repository

ANALISIS KEMAMPUAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM MEMENUHI BELANJA APARATUR PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SUKABUMI (Studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi)

Show full item record

Title: ANALISIS KEMAMPUAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM MEMENUHI BELANJA APARATUR PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SUKABUMI (Studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi)
Author: Arum, Restu
Abstract: Skripsi yang berjudul “Analisis Kemampuan Pendapatan Asli Daerah dalam Memenuhi Belanja Aparatur Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi” ini dilatarbelakangi oleh masalah yang ada pada pemerintah daerah dalam masih lemahnya kemampuan pendapatan asli daerah dalam memenuhi belanja aparaturnya. Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan sektor daerah dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan PAD yang sah. Belanja Aparatur adalah pengeluaran (belanja) yang dialokasikan dan digunakan untuk membiayai kegiatan yang berhasil guna, bermanfaat dan dampaknya tidak secara langsung dinikmati oleh masyarakat (publik). Pendapatan asli daerah digunakan untuk membiayai seluruh kebutuhan daerah tersebut sesuai dengan asas desentralisasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya PAD pada pemerintah kabupaten Sukabumi dalam memenuhi belanja aparatur, dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, penulis berusaha untuk memecahkan masalah melalui data-data yang dikumpulkan untuk kemudian diolah dan dianalisis. PAD yang diperoleh digunakan untuk memenuhi semua kebutuhan daerah yang khususnya untuk belanja aparatur. Namun pada kenyataannya besarnya PAD pada Kabupaten Sukabumi belum dapat memenuhi kebutuhan belanja aparatur daerahnya. Agar dapat memenuhi kebutuhan belanja aparatur daerah diperlukan adanya sumber keuangan yang lain. Sumber keuangan yang lain itu dapat diperoleh melalui dana perimbangan dan juga dari lain-lain pendapatan daerah yang sah. Dana perimbangan merupakan dana yang ersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah yaitu pendapatan yang bersumber dari hibah atau penerimaan dari daerah propinsi atau daerah kabupaten/kota lainnya. Besarnya PAD terhadap besarnya Belanja Aparatur hanya sebagian kecilnya. Hal ini dapat dilihat dari kontribusi PAD terhadap belanja aparatur daerah untuk tiga tahun dari tahun 2004, 2005, 2006 yaitu sebesar 17, 21%, 22, 18%, 16,03%. Dari kontribusi tersbut dapat dilihat bahwa Kabupaten Sukabumi masih belum mampu memenuhi kebutuhan belanja aparatur daerahnya. Meskipun PAD untuk setiap tahunnya meningkat tapi belum dapat mengimbangi besarnya peningkatan belanja aparatur daerahnya. Dengan demikian Pemerintah Daerah belum dapat mengurangi kebutuhan akan belanja aparatur yang mana setiap tahun mengalami peningkatan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7062
Date: 2007


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 181.7Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 97.05Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 137.8Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 103.0Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 92.82Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 92.68Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 136.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 189.7Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 143.3Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 207.1Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 107.4Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 95.40Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record