PERANAN AUDIT INTERNAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENUNJANG IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU PADA PERUSHAAN (Studi Kasus Pada PT. Industri Telekomunikasi Indonesia, Bandung)

Widyatama Repository

PERANAN AUDIT INTERNAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENUNJANG IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU PADA PERUSHAAN (Studi Kasus Pada PT. Industri Telekomunikasi Indonesia, Bandung)

Show full item record

Title: PERANAN AUDIT INTERNAL SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM MENUNJANG IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU PADA PERUSHAAN (Studi Kasus Pada PT. Industri Telekomunikasi Indonesia, Bandung)
Author: Pratama, Januar
Abstract: Mengingat keterbatasan seorang pemimpin dalam mengendalikan dan mengawasi aktivitas perusahaan menyebabkan manajemen harus mendelegasikan sebagian wewenang kepada bawahannya. Oleh karena itu banyak kendala yang timbul dalam penyampaian informasi kegiatan yang didelegasikan kepada bawahan, sehingga dibutuhkan suatu bagian yang sifatnya independen, yang disebut audit internal perusahaan. Masalah yang timbul adalah apakah peranan audit internal dapat meningkatkan implementasi sistem manajemen mutu. Bertolak dari uraian di atas, penulis tertarik untuk membahas masalah ini dengan kesimpulan awal sebagai berikut: “Audit internal yang dilaksanakan secara memadai dapat meningkatkan implementasi manajemen mutu perusahaan“. Objek penelitian ini adalah perusahaan jasa telekomunikasi PT. Industri Telekomunikasi (Persero). Penulis menggunakan metode deskriptif analitik dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan jalan membandingkan data yang diperoleh dengan teorinya. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan audit internal telah memadai. Ini dibuktikan dengan adanya independensi, kompetensi, program audit yang dilakukan, pelaksanaan audit, komunikasi hasil penugasan, dan tindak lanjut. Kemudian audit internal juga berperan dalam menunjang implementasi manajemen mutu karena audit internal melakukan verifikasi, evaluasi, dan rekomendasi terhadap pelaksanaan manajemen mutu. Dengan demikian, dari hal-hal di atas dapat disimpulkan bahwa dengan adanya audit internal yang memadai akan meningkatkan manajemen mutu. Agar penyempurnaan keberadaan audit internal dan peranannya bagi perusahaan dapat tercapai, penulis mencoba mengajukan saran-saran, yaitu : 1) Sebaiknya dilakukan audit internal atas manajemen mutu secara mendadak agar diperoleh jaminan bahwa implementasi manajemen mutu telah berjalan dengan baik. 2) Sebaiknya tim audit internal memberi penjelasan dan menetapkan prioritas perbaikan yang harus dilakukan oleh manajemen di masa yang akan datang. 3) Sebaiknya tim auditor internal membantu dalam mengidentifikasi potensi risiko kegiatan perusahaan. Kata Kunci : Audit Internal, Manajemen Mutu.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7042
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 68.00Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 43.44Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 75.29Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 143.4Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 102.2Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 122.6Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 56.09Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 51.98Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record