SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN YANG EFEKTIF DITINJAU DARI PERBANDINGAN ANTARA METODE BALANCED SCORECARD DAN METODE KONVENSIONAL (Studi Kasus Pada PT. Beiersdorf Indonesia)

Widyatama Repository

SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN YANG EFEKTIF DITINJAU DARI PERBANDINGAN ANTARA METODE BALANCED SCORECARD DAN METODE KONVENSIONAL (Studi Kasus Pada PT. Beiersdorf Indonesia)

Show full item record

Title: SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN YANG EFEKTIF DITINJAU DARI PERBANDINGAN ANTARA METODE BALANCED SCORECARD DAN METODE KONVENSIONAL (Studi Kasus Pada PT. Beiersdorf Indonesia)
Author: Mariana
Abstract: Perkembangan zaman tidak dapat dipungkiri lagi, era globalisasi mulai memasuki kehidupan manusia di Indonesia, yang mengakibatkan semakin pesatnya kemajuan teknologi, semakin ketatnya persaingan antar perusahaan. Perkembangan zaman tersebut menuntut setiap pengusaha atau perusahaan dari perusahaan kecil sampai pada perusahaan yang telah go-international untuk meningkatkan kualitas kinerjanya. Untuk itulah muncul berbagai sistem pengukuran kinerja sebagai alat Bantu bagi perusahaan apakah perusahaannya telah memiliki kualitas kinerja yang dapat dibanggakan dan tidak kalah dengan para perusahaan pesaingnya. Berdasarkan pemikiran di atas, penulis tertarik untuk melakukan penalitian pada PT. Beiersdorf Indonesia yang berlokasi di bandung dan memiliki kantor pusat di Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai objek penelitian dengan cara mengumpulkan data dan kemudian melakukan analisis dengan pendekatan studi kasus untuk kemudian diambil kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diajukan kepada perusahaan yang akan diisi oleh beberapa respoden terpilih, wawancara, observasi, serta melalui studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai sistem pengukuran kinerja antara metode balanced scorecard dan metode konvensional, penulis mendapatkan kesimpulan bahwa metode balanced scorecard memiliki ruang lingkup penilaian yang lebih luas terdiri dari empat perspektif, yaitu perspektif financial, pelanggan, proses bisnis internal, dan pertumbuhan dan pembelajaran, sedangkan metode konvensional hanya mengukur kinerja dari segi keuangannya saja. Kesimpulan yang diadapat dari hasil penelitian dan pembahasan tersebut bahwa sistem pengukuran kinerja dengan metode balanced scorecard lebih efektif dalam menyelesaikan masalah dibandingkan dengan metode konvensional.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7001
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 23.30Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 25.78Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 33.02Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 22.23Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 22.83Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 22.45Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 56.14Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 201.4Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 82.26Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 405.2Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 41.80Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 28.46Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record