PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS PERUSAHAAN (Survei pada beberapa perusahaan tekstil di BEI)

Widyatama Repository

PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS PERUSAHAAN (Survei pada beberapa perusahaan tekstil di BEI)

Show full item record

Title: PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS PERUSAHAAN (Survei pada beberapa perusahaan tekstil di BEI)
Author: Yustia, Harli Hamdardi
Abstract: Pada perusahaan yang penjualannya dilakukan secara kredit maka piutang merupakan bagian aktiva lancar dalam jumlah yang besar. Sehingga perlu diketahui tingkat perputarannya untuk menentukan apakah piutang tersebut dapat diandalkan dalam memenuhi kewajiban finansial perusahaan dalam jangka pendek. Salah satu aspek yang dapat mempengaruhi tingkat likuiditas yang dicapai perusahaan adalah piutang, karena piutang merupakan salah satu unsur aktiva lancar yang likuid dan kemampuan perusahaan untuk segera mengubah aktiva lancarnya menjadi uang kas berkaitan dengan likuiditas perusahaan. Oleh karena itu dalam skripsi ini penulis membahas mengenai pengaruh perputaran piutang terhadap tingkat likuiditas perusahaan. Perputaran piutang adalah cara yang mengukur seberapa sering piutang usaha berubah menjadi kas dalam setahun, dengan cara menghitung pembagian antara penjualan bersih dengan piutang dagang rata-rata yang belum dibayar selama tahun tersebut. Sedangkan likuiditas adalah indikator mengenai kemampuan perusahaan untuk membayar semua kewajiban finansial jangka pendek pada saat jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar yang tersedia. Objek penelilitian ini adalah perputaran piutang dan tingkat likuiditas pada perusahaan-perusahaan industri tekstil yang go public periode 2007 2009. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif asosiatif, sedangkan data yang digunakan adalah data sekunder dengan masalah yang diteliti dan yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang diharapkan. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan metode statistik analisis regresi sederhana perputaran piutang dengan tingkat likuiditas current ratio diperoleh Y = 0,829 + 0,063 X dan untuk tingkat likuiditas quick ratio diperoleh Y = 0,019 + 0,069 X. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan thitung sebesar 1,516 untuk perputaran piutang dengan tingkat likuiditas current ratio, dan untuk perputaran piutang dengan tingkat likuiditas quick ratio diperoleh thitung sebesar 2,173. Dengan = 5% dan df = n -2 diperoleh ttabel sebesar 2,120, sehingga untuk perputaran piutang dengan tingkat likuiditas quick ratio H0 ditolak dan Ha diterima karena thitung > ttabel. Hal ini berarti, dengan menggunakan tingkat likuiditas quick ratio hipotesis Perputaran piutang mempunyai pengaruh terhadap tingkat likuiditas perusahaan dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan masalah, maka penulis memberikan saran bagi perusahaan untuk lebih memperhatikan kebijakan piutangnya dan menjaga tingkat likuiditasnya dengan cara menjaga nilai aktiva lancar lebih besar daripada nilai utang lancar. Bagi para peneliti lain yang tertarik untuk meneliti lebih dalam mengenai masalah perputaran piutang dan pengaruhnya terhadap tingkat likuiditas perusahaan disarankan menggunakan beberapa perusahaan sebagai sampel dengan periode waktu yang lebih panjang untuk industri jenis lainnya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6991
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 15.78Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 36.88Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 100.9Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 244.1Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 157.1Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 298.3Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 42.20Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 28.17Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record