PENGARUH LIKUIDITAS DAN RISIKO KREDIT TERHADAP PROFITABILITAS BANK (Studi Pada Bank Umum dan Bank Swasta Nasional yang Listing di Bursa Efek Indonesia)

Widyatama Repository

PENGARUH LIKUIDITAS DAN RISIKO KREDIT TERHADAP PROFITABILITAS BANK (Studi Pada Bank Umum dan Bank Swasta Nasional yang Listing di Bursa Efek Indonesia)

Show full item record

Title: PENGARUH LIKUIDITAS DAN RISIKO KREDIT TERHADAP PROFITABILITAS BANK (Studi Pada Bank Umum dan Bank Swasta Nasional yang Listing di Bursa Efek Indonesia)
Author: Hutagaol, Candra
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh likuiditas dan risiko kredit secara parsial maupun secara simultan terhadap profitabilitas bank. Objek penelitian ini adalah bank yang telah go public. Sampel penelitian ini terdiri dari 20 bank yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama 2004-2007, yang mana telah dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel diklasifikasikan atas bank yang memiliki Non performing Loan (NPL) ≤5% dan bank yang memikili Non performing Loan (NPL) >5%, sesuai Peraturan Bank Indonesia No. 6/ 9/ PBI/2004 tentang Tindak Lanjut Pengawasan dan Penetapan Status Bank tanggal 6 maret 2004. Dalam pengklasifikasian ini maka bank yang memiliki NPL ≤5% terdiri 14 perusahaan dan bank yang memiliki NPL >5% terdiri 6 perusahaan. Uji statistik yang dipergunakan adalah persamaan regresi sederhana, Multiple regression, koefisien korelasi dan determinasi dan Uji ANOVA (Analisis Of Varians), kemudian menjelaskan, menggambarkan serta menganalisis keberadaan bank go public. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan statistik, mengenai pengaruh likuiditas dan risiko kredit terhadap profitabilitas bank. Dimana dari hasil uji statistik atas keseluruhan sampel yaitu bank yang memiliki NPL ≤5% maupun NPL >5% adalah besarnya koefisien korelasi likuiditas dan risiko kredit secara secara parsial diantaranya (X1) = p-value < α = 0,05 yaitu 0.00 dan risiko kredit (X2) = p-value < α = 0,05 yaitu 0.00 ini mempunyai arti bahwa likuiditas dan risiko kredit berpengaruh secara parsial terhadap profitabilitas. Uji statistik atas sampel bank yang memiliki NPL ≤5% terdiri 14 bank adalah besarnya koefisien korelasi likuiditas dan risiko kredit secara secara parsial diantaranya (X1) p-value < α = 0,05 yaitu 0.047 dan risiko kredit (X2) = p-value > α = 0,05 yaitu 0.092 ini mempunyai arti bahwa likuiditas berpengaruh secara parsial terhadap profitabilitas sedangkan risiko kredit tidak berpengaruh. Uji statistik atas sampel bank yang memiliki NPL ≤5% terdiri 14 bank adalah besarnya koefisien korelasi likuiditas dan risiko kredit secara secara parsial diantaranya (X1) p-value < α = 0,05 yaitu 0.047 dan risiko kredit (X2) = p-value > α = 0,05 yaitu 0.092 ini mempunyai arti bahwa likuiditas dan risiko kredit berpengaruh secara parsial terhadap profitabilitas. Uji statistik atas sampel bank yang memiliki NPL >5% terdiri 6 bank adalah besarnya koefisien korelasi likuiditas dan risiko kredit secara secara parsial diantaranya (X1) p-value < α = 0,05 yaitu 0.010 dan risiko kredit (X2) = p-value > α = 0,05 yaitu 0.037 ini mempunyai arti bahwa likuiditas dan risiko kredit berpengaruh secara parsial terhadap profitabilitas Pengaruh likuiditas dan risiko kredit terhadap profitabilitas bank secara simultan dapat dilihat dari uji F, hasil statistik untuk sampel yang memiliki NPL ≤5% maupun NPL >5% adalah p-value = 0.000 < 0.05 yaitu secara simultan likuiditas dan risiko kredit berpengaruh tehadap profitabilitas bank. hasil statistik untuk sampel yang memiliki NPL ≤5% adalah p-value = 0.040 < 0.05yaitu secara simultan likuiditas dan risiko kredit berpengaruh tehadap profitabilitas bank. hasil statistik untuk sampel yang memiliki NPL >5% adalah p-value = p-value = 0.020<0.05 yaitu secara simultan likuiditas dan risiko kredit berpengaruh tehadap profitabilitas bank. Pengaruh likuiditas secara parsial maupun simultan terhadap profitabilitas bank berpengaruh negatif yaitu semakin tinggi likuiditas maka profitabilitas bank akan menurun ini disebabkan kelemahan metode LDR dalam menilai likuiditas karena mengabaikan jangka waktu kredit dari total kredit serta mengabaikan bobot dari total kredit tersebut. Pengaruh risiko kredit tehadap profitabilitas bank ini disebabkan masalah tingginya kredit yang bermasalah diakibatkan menurunnya kualitas keuangan debitor akibat perubahan maupun gonjangan iklim perekonomian nasional dan juga dapat dipengaruhi kurang hati-hatinya manajemen perbankan menilai calon debitur. Tingginya kredit yang bermasalah ini akan meningkatkan cadanngan penyisihan piutang tak tertagih yang merupakan beban perusahaan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6974
Date: 2008


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 10.19Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 38.08Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 28.68Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 43.97Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 36.23Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 78.27Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 139.3Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 117.5Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 267.9Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 32.72Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record