SIGNIFIKANSI HUBUNGAN REALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH SETELAH OTONOMI DAERAH DENGAN TINGKAT EFEKTIVITAS KINERJA FINANSIAL (Studi Kasus Pada Dinas Pendapatan Kota Bandung)

Widyatama Repository

SIGNIFIKANSI HUBUNGAN REALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH SETELAH OTONOMI DAERAH DENGAN TINGKAT EFEKTIVITAS KINERJA FINANSIAL (Studi Kasus Pada Dinas Pendapatan Kota Bandung)

Show full item record

Title: SIGNIFIKANSI HUBUNGAN REALISASI PENDAPATAN ASLI DAERAH SETELAH OTONOMI DAERAH DENGAN TINGKAT EFEKTIVITAS KINERJA FINANSIAL (Studi Kasus Pada Dinas Pendapatan Kota Bandung)
Author: Harlianti, Dessy Puspita
Abstract: Permasalahan yang sedang dihadapi oleh Kota Bandung setelah berotonomi adalah Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung belum dapat tergali secara maksimal, hal ini dikarenakan masih lemahnya kemampuan Pendapatan Asli Daerah dalam memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Daerah. Adapun nantinya Pendapatan Daerah tersebut akan dinilai kinerjanya apakah telah efektif atau tidak. Pengertian efektif disini adalah mampu tidaknya Pendapatan Daerah mencapai angka yang telah ditargetkan atau dianggarkan. Untuk itu, tentunya diperlukan sumber-sumber Pendapatan Daerah yang memadai dan salah satu sumbernya adalah Pendapatan Asli Daerah yang merupakan Pendapatan Daerah yang benar-benar mewakili kemampuan daerah tersebut dalam berotonomi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya hubungan yang signifikan antara realisasi pendapatan asli daerah setelah otonomi daerah dengan tingkat efektivitas kinerja finansial pada varians pendapatan. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu realisasi pendapatan asli daerah setelah otonomi daerah sebagai variabel independen (X) dan tingkat efektivitas kinerja finansial sebagai variabel dependen (Y). Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Pendapatan Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung terhadap sumber data yang akan dianalisis dengan cara melakukan observasi, wawancara dan kepustakaan. Dari data yang diperoleh, kemudian dilakukan pengujian hipotesis dan dianalis dengan menggunakan analisis korelasi dan koefisien determinasi. Dengan analisis korelasi sebesar 0,687, menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang kuat antara realisasi pendapatan asli daerah setelah otonomi daerah dengan tingkat efektivitas kinerja finansial. Untuk koefisien determinasi sebesar 47,19% menunjukkan bahwa pencapaian tingkat efektivitas kinerja finansial ditentukan oleh realisasi Pendapatan Asli Daerah, dan sisanya sebesar 52,81% ditentukan faktor-faktor lain, misalnya dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan yang sah. Berdasarkan hasil uji ”t”, menunjukkan thitung sebesar 1,89 ≤ ttabel 2,776, maka keputusan statistiknya Ha ditolak dan Ho diterima. Sehingga hipotesis yang diajukan oleh penulis yaitu ”Realisasi Pendapatan Asli Daerah setelah Otonomi Daerah memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan Tingkat Efektivitas Kinerja Finansial” tidak dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6892
Date: 2008


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 78.43Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 69.53Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 85.03Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 73.09Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 72.48Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 68.20Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 67.89Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 88.30Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 125.0Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 138.2Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 160.9Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 97.14Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 69.65Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record