PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada PT “ PT. PLN Cabang Majalaya”)

Widyatama Repository

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada PT “ PT. PLN Cabang Majalaya”)

Show full item record

Title: PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada PT “ PT. PLN Cabang Majalaya”)
Author: Munaseh, Cece
Abstract: Dengan kemajuan dunia informasi, teknologi, dan industri telah mendorong setiap organisasi perusahaan untuk memasuki babak baru. Persaingan yang kompleks. Hal tersebut mendorong perusahaan untuk dapat mengoptimalkan semua sumber daya perusahaan baik itu yang berwujud (tangible) atau tidak berwujud (intangible). Untuk mengoptimalkan sumber daya perusahaan perlu melakukan perubahan pengelolaan aktiva berwujud yang dimiliki perusahaan menjadi pengelolaan berbasis pengetahuan (knowledge based strategy) misalnya melalui penciptaan hubungan yang harmonis dengan konsumen, menghasilkan produk yang inovatif, memanfaatkan teknologi yang tepat dan berguna serta menstimulasikan keterampilan dan motivasi karyawan – karyawannya. Untuk mencapai sistem pengkuran kinerja yang dapat digunakan untuk memotivasi para manajer dan karyawan dalam mengimplementasikan strategi. Maka pada tahun 1992 Kaplan dan Norton (1997) mengemukakan konsep baru tentang metode pengukuran untuk mengukur baik aset keuangan maupun aset intelektual. Setelah lewat pengkajian dan penyempurnaan kemudian lahirlah sebuah konsep yang sudah dikaji aspek operasional dan kegunaan yang dikenal dengan nama Balanced Scorecard (BSC). Dalam mengkur Balanced Scorecard dapat dilihat dari empat perspektif yaitu : kinerja keuangan, pengetahuan tentang pelanggan, proses bisnis yang bersifat Intern, dan kemampuan perusahaan untuk selalu belajar dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dengan pendekatan balanced scorecard.. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, observasi langsung, dan studi pustaka. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 18 orang yang terdiri dari manajer, supervisor, dan staff. Sedangkan tekinik analisi data yang digunakan adalah analisis teknik rank spearman, determinasi dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh secara keseluruhan diperoleh koefisien rank spearman sebesar 0,702 yang menunjukkan adanya hubungan kuat antara motivasi kerja dengan kinerja. Melalui perhitungan koefisien determinasi diperoleh 49,28% dan uji t 5,6166 lebih besar dari t tabel 1,746. Dari hasil pengujian tersebut dinyatakan bahwa hipotesis dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6884
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 104.0Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 87.76Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 106.7Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 84.21Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 163.6Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 149.5Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 114.1Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 165.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 277.0Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 258.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 627.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 108.8Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 109.6Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record