USULAN PENJADWALAN PROYEK PEMELIHARAAN TURBIN MENGGUNAKAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) (Studi di PLTP Kamojang Unit III PT Indonesia Power)

Widyatama Repository

USULAN PENJADWALAN PROYEK PEMELIHARAAN TURBIN MENGGUNAKAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) (Studi di PLTP Kamojang Unit III PT Indonesia Power)

Show full item record

Title: USULAN PENJADWALAN PROYEK PEMELIHARAAN TURBIN MENGGUNAKAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) (Studi di PLTP Kamojang Unit III PT Indonesia Power)
Author: Tryanie, Cindy
Abstract: PT Indonesia Power UBP Kamojang menjadi salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis pembangkitan listrik energi panas bumi ini. Ada tiga unit yang beroperasi 24 jam mengkonversi energi panas bumi yang diperuntukkan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Tujuan dibuatnya suatu model penjadwalan pemeliharaan turbin adalah untuk menentukan jumlah sumber daya yang dalam hal ini adalah pekerja yang melakukan pemeliharaan. Dengan adanya standar penjadwalan pemeliharaan juga akan memberikan kepastian kepada pihak operator dalam masalah waktu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan. Penelitian ini membahas mengenai usulan penjadwalan proyek pemeliharaan turbin Simple Inspection (SI) turbin unit III menggunakan precedence diagram method (PDM). Pada proses pembangkitan energi listrik, turbin yang termasuk pada unit komponen kritis dipelihara secara periodik atau time based maintenance. Tujuan yang hendak dicapai ialah untuk meningkatkan performance unit pembangkit. Pemeliharaan turbin ini termasuk pembongkaran, pembersihan & pemeriksaan, kemudian perakitan kembali. Sebagai hasil, ditemukan bahwa pada saat dilaksanakannya pemeliharaan turbin, tidak terdapat prosedur standar operasi, penjadwalan hanya menggunakan metode Bar Chart sederhana. Dengan metode Bar Chart, proyek baru dapat diselesaikan dalam waktu 24 hari dengan aktivitas yang tidak terlihat jalur kritisnya. Lalu, dari hasil pengolahan didapat usulan penjadwalan proyek pemeliharaan turbin mulai 01 Desember 2015 sampai 28 Desember 2015. Dengan menggunakan PDM, lama durasi penyelesaian proyek akan menjadi total 21,15 hari atau lebih cepat 3 hari dibanding penjadwalan dengan metode Bar Chart tertanggal 01 Desember 2014 sampai dengan 06 Januari 2015 yang digunakan oleh PT Indonesia Power UBP Kamojang. Ditemukan juga bahwa dari 45 aktivitas dalam proyek ini, terdapat 26 aktivitas yang termasuk ke dalam lintasan kritis. Karena itu PDM yang dapat dimanfaatkan sebagai standar penjadwalan pemeliharaan pada proyek pemeliharaan turbin memiliki keandalan dalam menunjukkan secara spesifik hubungan logika ketergantungan antarkegiatan dan menentukan lintasan kritis kegiatan proyek sehingga kegiatan yang menjadi prioritas yang mengalami keterlambatan dapat diketahui.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6799
Date: 2015


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 19.71Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 205.2Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 31.62Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 30.31Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 29.11Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 25.15Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 29.68Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 51.58Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 1.249Mb PDF View/Open
Bab 3.pdf 278.5Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 455.8Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 347.7Kb PDF View/Open
Bab 6.pdf 27.83Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 22.74Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record