PENGARUH PENGGELAPAN PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Studi Empiris pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega)

Widyatama Repository

PENGARUH PENGGELAPAN PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Studi Empiris pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega)

Show full item record

Title: PENGARUH PENGGELAPAN PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Studi Empiris pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega)
Author: Suhendar, Silvia Septiani
Abstract: Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana respon Wajib Pajak yang berada di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega terhadap kasus penggelapan pajak, (2) Seberapa besar tingkat kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega, (3) Bagaimana pengaruh kasus penggelapan pajak di Indonesia terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega. Banyaknya kasus penggelapan pajak membuat buruknya citra perpajakan Indonesia dimata masyarakat. Dikhawatirkan dengan buruknya citra perpajakan di Indonesia menimbulkan Wajib Pajak enggan untuk membayar pajak yang mengakibatkan penurunan tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Sehingga hipotesis yang diajukan adalah kasus penggelapan pajak di Indonesia berpengaruh negatif terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi pada KPP Pratama Bandung Tegallega. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, uji asumsi klasik, dan verfikatif. Pengumpulan data primer diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder diperoleh dari instansi yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Data yang dihasilkan dianalisis secara deskriptif dan statistik, dengan menggunakan analisis regresi, koefisien korelasi, determinasi, dan pengujian hipotesis. Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bandung Tegallega cukup tinggi yaitu 73,61% (2013). Berdasarkan pengujian secara parsial diperoleh hasil analisis regresi linear sederhana antara kasus penggelapan pajak dan kepatuhan Wajib Pajak diperoleh Y = 38,187 -0,491X. Untuk hasil uji hipotesis thitung = -5,516 > ttabel = -1,661 dengan angka signifikansi ,000 < ,05 artinya terdapat pengaruh negatif dan signifikan dari kasus penggelapan pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Saran peneliti sebaiknya lebih sering dilakukan penyuluhan kepada Wajib Pajak mengenai pentingnya pajak bagi pendapatan negara.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6655
Date: 2015


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 9.075Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 1.110Mb PDF View/Open
Abstrak.pdf 207.0Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 218.3Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 228.4Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 170.3Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 149.5Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 99.62Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 58.04Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 84.67Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 150.2Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 154.5Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 26.99Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 28.27Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record