PERBANDINGAN ANTARA METODE RETURN ON INVESTMENT (ROI) DAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) SEBAGAI PENGUKUR KINERJA PERUSAHAAN (Survei Pada Perusahaan Tambang yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Widyatama Repository

PERBANDINGAN ANTARA METODE RETURN ON INVESTMENT (ROI) DAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) SEBAGAI PENGUKUR KINERJA PERUSAHAAN (Survei Pada Perusahaan Tambang yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Show full item record

Title: PERBANDINGAN ANTARA METODE RETURN ON INVESTMENT (ROI) DAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) SEBAGAI PENGUKUR KINERJA PERUSAHAAN (Survei Pada Perusahaan Tambang yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Author: Lusianti, Lulu
Abstract: Penelitian ini mengambil judul perbandingan antara metode return on investment (ROI) dan economic value added (EVA) yang bertujuan untuk mengkaji adanya perbedaan yang signifikan antara ROI dan EVA sebagai pengukur kinerja perusahaan, pada sepuluh perusahaan tambang yang terdapat di Bursa Efek Indonesia. ROI merupakan salah satu rasio profitabilitas, yang menghubungkan keuntungan yang diperoleh dari operasi bersih perusahaan dengan jumlah investasi atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan operasi tersebut. Sedangkan EVA adalah pengukuran kinerja perusahaan yang dihitung dengan mengurangkan NOPAT dengan biaya modal sehingga akan menghasilkan laba ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah komparatif dengan pendekatan survei dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t dengan pengujian dua pihak (two tail test) dengan tingkat keyakinan 0,95 (α = 0,05) dan untuk metode analisis tersebut peneliti menggunakan statistik SPSS. Data yang diperoleh berupa data sekunder dan kemudian dioleh kembali. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh t hitung sebesar 0,755 dimana nilai tersebut lebih kecil dari t tabel sebesar 2,262 (0,755≤2,262). Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja yang dihasilkan metode ROI dan EVA. Dan rata-rata kedua metode tersebut menghasilkan kinerja yang kurang baik yaitu metode ROI rata-rata nilainya sebesar 8,7014% angka tersebut bisa dikarenakan penjualan berkurang, beban bertambah, pendapatan lain-lain berkurang dan tidak dapat mengimbangi bersarnya aktiva, sedangkan metode EVA rata-rata nilainya sebesar (1.607.920.115.941), nilai negatif tersebut dikarenakan biaya modal yang mengalami kenaikan tiap tahunnya dan juga pemanfaatan capital yang belum maksimal sehingga hipotesis tidak terdapat perbedaan yang signifikan baik kinerja diukur menggunakan metode ROI maupun EVA hal tersebut menunjukkan hasil dari penelitian adalah benar.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6246
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 24.59Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 86.59Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 108.7Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 186.4Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 112.3Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 201.6Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 103.8Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record