PENGARUH NISBAH BAGI HASIL (PROFIT SHARING RATIO) TERHADAP TINGKAT PEMBIAYAAN NON-LANCAR (NON PERFORMING FINANCING) PADA TRANSAKSI PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Survey pada Bank Syariah Jabar di Bandung)

Widyatama Repository

PENGARUH NISBAH BAGI HASIL (PROFIT SHARING RATIO) TERHADAP TINGKAT PEMBIAYAAN NON-LANCAR (NON PERFORMING FINANCING) PADA TRANSAKSI PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Survey pada Bank Syariah Jabar di Bandung)

Show full item record

Title: PENGARUH NISBAH BAGI HASIL (PROFIT SHARING RATIO) TERHADAP TINGKAT PEMBIAYAAN NON-LANCAR (NON PERFORMING FINANCING) PADA TRANSAKSI PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Survey pada Bank Syariah Jabar di Bandung)
Author: Zainal, Gekan Purnama
Abstract: Pasca keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 1 tahun 2004 tentang pengharaman bunga (intersat/fa’idah), jumlah dan aktivitas perbankan syariah semakin meningkat. Salah satu fungsi bank syariah adalah pembiayaan mudharabah. Akad pembiayaan mudharabah sah jika memenuhi rukun mudharabah, dimana salah satunya adalah nisbah bagi hasil (profit sharing ratio). Proses pembiayaan mudharabah yang sehat adalah yang berimplikasi kepada investasi halal serta menghasilkan return sebagaimana yang diharapkan, atau bahkan lebih. Jika tidak sesuai, maka terjadi pembiayaan non lancar (non performing financing), dimana penilaian kualitas aktiva produktif dalam bentuk pembiayaan tersebut dinilai berdasarkan : prospek usaha; kinerja (performance) nasabah; serta kemampuan membayar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah nisbah bagi hasil memiliki pengaruh terhadap tingkat pengembalian pada transaksi pembiayaan mudharabah (return on mudharabah). Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif dengan hubungan kausal/sebab akibat. Teknik pengambilan sampel digunakan cluster sampling. Dalam pengambilan cluster sampel didasarkan dari golongan pembiayaan mudharabah, yaitu : Lancar (L), Dalam Perhatian Khusus (DPK), Kurang Lancar (KL), Diragukan (D) dan Macet (M). Metode analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah metode Chi Kuadrat k Sampel dan Koefisien Kontigensi C. Berdasarkan hasil pengujian chi kuadrat k sampel dan koefisien kontigensi C terhadap 32 sampel di bank responden, dengan taraf kesalahan 5% dan derajat kebebasan yang telah ditentukan, dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diterima adalah nisbah bagi hasil (profit sharing ratio) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengembalian pada transaksi pembiayaan mudharabah (return on mudharabah), sehingga bank syariah sudah sewajarnya memberikan perhatian khusus ketika menentukan nisbah bagi hasil kepada mudharib yang mengajukan pembiayaan mudharabah.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6245
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 58.69Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 130.7Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 619.4Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 451.3Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 194.7Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 426.3Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 80.32Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 107.6Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record