KEGUNAAN RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT KOLEKTIBILITAS KREDIT (Studi kasus Bank X di Bandung)

Widyatama Repository

KEGUNAAN RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT KOLEKTIBILITAS KREDIT (Studi kasus Bank X di Bandung)

Show full item record

Title: KEGUNAAN RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT KOLEKTIBILITAS KREDIT (Studi kasus Bank X di Bandung)
Author: Fatimah, Ria Nur
Abstract: Dalam menjalankan roda perusahaan hal yang sangat penting dalam menunjang kegiatan perusahaan, yaitu permodalan yang dipergunakan untuk memperluas usahanya maupun investasi. Rata-rata perusahaan lebih memilih meminjam kredit ke bank dengan pemikiran bahwa perusahaan tidak perlu asset atas penjualan yang telah dilakukan, tetapi hanya membayar bunga bank setiap bulannya. Peranan bank bertindak sebagai salah satu bentuk lembaga keuangan yang salah satu tujuannya adalah memberikan kredit. Dalam menyalurkan kredit tersebut, sering timbul masalah dikemudian hari, khususnya mengenai kelancaran pengembalian pokok pinjaman beserta bunga sehingga timbul kredit bermasalah. Salah satu cara yang dilakukan Bank untuk dapat memprediksi tingkat Kolektibilitas kredit merupakan pengukuran dari kualitas kredit. Pentingnya bank untuk menentukan kolektibilitas kredit adalah untuk melaporkan kualitas aktiva produktif suatu perusahaan. Sehingga kredit yang diberikan pada debitur aman, pemanfaatan kredit sesuai dengan tujuan semula dan yang paling penting kredit dikembalikan tepat pada waktunya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kegunaan rasio keuangan perusahaan yang dilakukan oleh Bank X dalam memprediksi tingkat kolktibilitas kredit. Metode yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah penelitian asosiatif atau uji-hubungan dengan pendekatan cross sectional study, yaitu penelitian untuk menjelaskan, memprediksi, serta menganalisis keadaan dalam suatu saat tertentu. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel yang berhubungan dengan kolektibilitas kredit untuk mendapatkan data primer, sedangkan data sekunder diperoleh dari kinerja keuangan perusahaan yang menjadi nasabah debitur. Untuk mengelolah dan menganalisis data yang telah dikumpulkan, maka penulis melakukan perhitungan dengan metode statistik analisis regresi berganda, serta pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji F. Hasil perhitungan koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0.576, menunjukkan berarti adanya hubungan yang cukup kuat antara variabel kinerja keuangan perusahaan dengan variabel kolektibilitas kredit oleh bank. Koefisien determinasi diperoleh sebesar 33.10% sedangkan sisanya 66.90% dipengaruhi oleh faktor lain. Secara simultan rasio likuiditas (current rasio), rasio leverage(debt to equity) dan rasio profitabilitas (net profit margin) mampu memprediksi kolektibilitas perusahaan. Dan menurut parsial rasio likuiditas (current rasio), rasio leverage (debt to equity), tidak mampu memprediksi tingkat kolektibilitas kredit dan rasio profitabilitas (net profit margin) mampu memprediksi tingkat kolektibilitas kredit. Adapun saran yang dapat penulis sampaikan berdasarkan hasil penelitian adalah selain menggunakan rasio yang peneliti gunakan dalam penelitian ini sebaiknya Bank X juga mengunakan rasio aktivitas dan coverage rasio dalam menilai kinerja keuangan debitur.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6238
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 146.2Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 103.6Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 105.0Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 104.7Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 68.73Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 67.89Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 98.87Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 136.7Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 204.6Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 253.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 254.6Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 129.5Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 100.6Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record