PENGARUH MANAJEMEN LIKUIDITAS DAN MANAJEMEN GAP TERHADAP NET PROFIT MARGIN (NPM) (Studi Kasus pada PT BPD “JB”)

Widyatama Repository

PENGARUH MANAJEMEN LIKUIDITAS DAN MANAJEMEN GAP TERHADAP NET PROFIT MARGIN (NPM) (Studi Kasus pada PT BPD “JB”)

Show full item record

Title: PENGARUH MANAJEMEN LIKUIDITAS DAN MANAJEMEN GAP TERHADAP NET PROFIT MARGIN (NPM) (Studi Kasus pada PT BPD “JB”)
Author: Windarti, Ratih
Abstract: Dunia perbankan Indonesia semakin menghadapi banyak tantangan, terutama menghadapi pasar global. Di dalam melaksanakan bisnis, perbankan Indonesia akan dihadapkan kepada masalah-masalah ketidakpastian seperti tingkat bunga, nilai tukar, harga minyak mentah dunia, dan lain-lain yang berkaitan dengan kompetisi dalam berbagai macam bidang khususnya perbankan. Fluktuasi tingkat bunga merupakan masalah yang tidak dapat dihindari, tetapi masalah yang harus diatasi dan dicari solusinya untuk meminimalkan risiko kerugian. Manajemen likuiditas adalah kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya atau kewajiban yang sudah jatuh tempo. Sedangkan Manajemen gap adalah suatu aktivitas untuk mengatur atau menata Assets Liabilities yang sensitive terhadap gejolak tingkat bunga sehingga terhindar atau meminimumkan pengaruhnya yang pada akhirnya akan didapat keuntungan yang stabil dan berkembang. Kedua manajemen termasuk dalam komponen ALMA (pengelolaan aktiva dan pasiva perusahaan). Metode penelitian yang digunakan adalah yaitu asosiatif dengan pendekatan studi kasus pada PT. BPD “JB”. Data yang digunakan sebagai sampel adalah laporan keuangan PT. BPD “JB” Desember 2005 – September 2008 yang disusun secara triwulanan. Hipotesis yang dikemukakan adalah Manajemen likuiditas dan Manajemen gap mempunyai pengaruh terhadap Net Profit Margin (NPM). Hipotesis tersebut diuji dengan analisis linier berganda, product moment, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Manajemen likuiditas memiliki hubungan negatif serta tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap NPM, karena hasil pengujian statistik menunjukan t ≤ ttabel. Sedangkan Manajemen gap mempunyai hubungan positif serta memiliki pengaruh signifikan terhadap NPM, karena hasil pengujian statistik menunjukan t > t. Secara simultan Manajemen likuiditas dan Manajemen gap tidak memiliki pengaruh yang signifikan tehadap NPM, karena hasil pengujian statistik menunjukan Fhitung < Ftabel dan pengelolaan likuiditas perusahaan belum dilakukan secara optimal karena jumlahnya masih terhitung tinggi dan banyak dana yang menganggur (idle fund).
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6234
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 60.92Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 107.0Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 314.3Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 642.8Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 540.1Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 500.3Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 225.9Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 66.52Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record