PENGARUH INCOME SMOOTHING TERHADAP RISIKO PASAR (MARKET RISK) (Studi Survei pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Widyatama Repository

PENGARUH INCOME SMOOTHING TERHADAP RISIKO PASAR (MARKET RISK) (Studi Survei pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Show full item record

Title: PENGARUH INCOME SMOOTHING TERHADAP RISIKO PASAR (MARKET RISK) (Studi Survei pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Author: Utami, Patria Citra
Abstract: Perataan laba (income smoothing) adalah upaya yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba agar memberikan persepsi kepada investor tentang kestabilan laba yang diperoleh perusahaan dan meningkatkan kemampuan investor dalam memprediksi aliran laba di masa datang, selanjutnya dengan laba yang stabil akan memberikan persepsi kepada investor bahwa tingkat risiko dari portofolio rendah, sehingga diharapkan harga saham yang ditawarkan akan naik. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah income smoothing berpengaruh terhadap risiko pasar (market risk) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Objek penelitian adalah income smoothing dan risiko pasar (market risk). Sedangkan metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode deskriptif analitis, yaitu suatu penelitian yang berusaha menyimpulkan, menyajikan dan menganalisis data sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas atas objek yang diteliti. Dan teknik pengumpulan data yang yang penulis lakukan melalui penelitian kepustakaan dan pengumpulan data sekunder. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive judgement sampling dengan beberapa kriteria pemilihan tertentu. Pengujian statistik menggunakan analisis regresi linier sederhana, analisis korelasi dan koefisien determinasi, dimana pengaruhnya diuji dengan menggunakan uji T. Untuk mengidentifikasikan perusahaan yang melakukan tindakan perataan laba digunakan index smoothing dengan model Eckel. Model Eckel ini membandingkan kovarian laba (CVΔI) dengan kovarian penjualan (CVΔS), mana yang lebih besar. Suatu perusahaan dikategorikan sebagai income smoothers jika kovarian labanya lebih kecil dari kovarian penjualan (CVΔI < CVΔS) atau 1>ΔΔ=ICVSCVIS dan sebaliknya, jika CVΔI > CVΔS atau 1≤ΔΔ=ICVSCVIS maka perusahaan dikategorikan sebagai non income smoothers. Sasaran laba yang digunakan dalam model Eckel ini adalah laba operasi dan laba bersih. Dan dalam penelitian ini perusahaan yang termasuk ke dalam kategori income smoothers memiliki nilai index smoothing antara 1,024 dan 10,986. Sedangkan untuk menilai risiko pasar digunakan beta sebagai alat ukurnya. Semakin tinggi beta (β >1) maka semakin tinggi risiko pasarnya. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai beta untuk perusahaan dalam kategori income smoothers antara -0,119 dan 1,621. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis diperoleh nilai t hitung sebesar -0,742 yang lebih kecil dari t tabel sebesar 2,1009. Hal ini berarti hipotesis nol (Ho) yang diajukan dapat diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa income smoothing tidak berpengaruh terhadap risiko pasar (market risk).
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6213
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 77.81Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 94.36Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 105.7Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 86.32Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 111.0Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 97.59Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 81.90Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 98.10Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 232.6Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 392.2Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 357.2Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 450.2Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 111.2Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 93.11Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record