PERANAN SATUAN PENGAWASAN INTERN DALAM MENUNJANG KEPATUHAN MANAJEMEN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG – UNDANGAN (STUDI KASUS PADA PT. INTI PERSERO)

Widyatama Repository

PERANAN SATUAN PENGAWASAN INTERN DALAM MENUNJANG KEPATUHAN MANAJEMEN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG – UNDANGAN (STUDI KASUS PADA PT. INTI PERSERO)

Show full item record

Title: PERANAN SATUAN PENGAWASAN INTERN DALAM MENUNJANG KEPATUHAN MANAJEMEN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG – UNDANGAN (STUDI KASUS PADA PT. INTI PERSERO)
Author: Andikaputra, Mega Rijki
Abstract: Sebagaimana diketahui kedudukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam tata perekonomian Indonesia merupakan salah satu dari tiga pelaku ekonomi yang diharapkan secara aktif berkecimpung dan bekerjasama berdasarkan demokrasi ekonomi untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Pada akhir-akhir ini kedudukan BUMN tersebut mengalami kegun-cangan karena adanya tuduhan dari sebagian masyarakat bahwa pengelolaan BUMN dewasa ini tidak efisien dan lebih banyak merugi. Menanggapi hal tersebut Pemerintah antara lain Pembentukan Satuan Pengawasan Intern (SPI) BUMN bertugas membantu manajeraen/Direktur Utaraa untuk menilai pengendalian manajemen dan pelaksanaannya. Diharapkan bahwa dengan adanya SPI yang kedudukannya secara langsung di bawah Direktur Utaraa tersebut dapat mengurangi ketidakefisienan pengelolaan manajeraen, dengan cara melakukan pemeriksaan internal, menemukan temuan dan menyusun rekomendasi kepada Direktur Utama. Dari permasalahan yang sebelumnya telah diungkapkan, penulis mencoba untuk melakukan penelitian pada PT. INTI (Persero). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Satuan Pengawasan Intern pada PT. INTI (Persero), untuk mengetahui kepatuhan manajemen terhadap peraturan perundang-undangan pada PT. INTI (Persero), dan untuk mengetahui peranan Satuan Pengawasan Intern dalam menunjang kepatuhan manajemen terhadap peraturan perundang-undangan pada PT. INTI (Persero). Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian studi kasus pada PT. INTI (Persero) dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki untuk memaparkan dan menggali variabel-variabel yang berhubungan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, dapat dikatakan bahwa pelaksanaan Satuan Pengawasan Intern pada PT. INTI (Persero) sudah memadai dan adanya kepatuhan manajemen terhadap peraturan Perundang- Undangan pada PT. INTI (Persero) sebesar. Koefisien determinasinya sebesar 0.731 dan koefisien determinasinya sebesar 53.344%. Hal ini berarti Satuan Pengawasan Intern berperan secara positif dalam menunjang kepatuhan manajemen terhadap peraturan perundang-undangan pada PT. INTI (Persero). Sedangkan sisanya sebesar 46,56% merupakan kontribusi dari factor-faktor lainnya. Berdasarkan pengujian hipotesis, karena nilai thitung lebih besar dari ttabel maka Ho ditolak. Artinya, peranan Satuan Pengawas Intern mempunyai pengaruh positif terhadap kepatuhan manajemen terhadap peraturan perundang-undangan pada PT. INTI (Persero).
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6182
Date: 2011


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 31.19Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 27.51Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 25.42Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 26.66Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 26.52Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 23.89Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 23.69Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 25.00Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 47.78Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 213.0Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 68.46Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 170.4Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 25.84Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 28.21Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record