PERBANDINGAN ANTARA BEBAN BUNGA DAN PENDAPATAN BUNGA BANK KONVENSIONAL DENGAN BEBAN BONUS DAN BAGI HASIL DAN PENDAPATAN MARGIN DAN BAGI HASIL BANK SYARIAH (Studi kasus pada Bank OCBC NISP dan Bank Muamalat Indonesia)

Widyatama Repository

PERBANDINGAN ANTARA BEBAN BUNGA DAN PENDAPATAN BUNGA BANK KONVENSIONAL DENGAN BEBAN BONUS DAN BAGI HASIL DAN PENDAPATAN MARGIN DAN BAGI HASIL BANK SYARIAH (Studi kasus pada Bank OCBC NISP dan Bank Muamalat Indonesia)

Show full item record

Title: PERBANDINGAN ANTARA BEBAN BUNGA DAN PENDAPATAN BUNGA BANK KONVENSIONAL DENGAN BEBAN BONUS DAN BAGI HASIL DAN PENDAPATAN MARGIN DAN BAGI HASIL BANK SYARIAH (Studi kasus pada Bank OCBC NISP dan Bank Muamalat Indonesia)
Author: Oesman, Mayang Sari
Abstract: Peranan sektor perbankan sangatlah penting bagi pembangunan nasional. Kegiatan penghimpunan dan penyaluran dana yang merupakan fungsi utama dari bank diharapkan mampu menjembatani pihak-pihak yang memiliki dana berlebih dengan pihak-pihak yang membutuhkan dana, sehingga pembangunan yang membutuhkan dana tidak sedikit ini dapat berjalan dengan lancar. Oleh karenanya, sektor perbankan selalu dituntut untuk dapat menjadi pengelola dana masyarakat yang baik dan terpercaya. Dalam perkembangannya, prinsip operasi perbankan terbagi menjadi dua yaitu secara konvensional sebagaimana yang ada selama ini dan prinsip syariah. Berbeda dengan bank konvensional yang menggunakan perangkat bunga dalam kegiatan usahanya, bank syariah menggunakan prinsip bagi hasil dalam melakukan kegiatan usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya rasio beban operasional pendapatan operasional bank konvensional, untuk mengetahui besarnya rasio beban operasional pendapatan operasional bank syariah, dan untuk mengetahui lebih tinggi tidaknya rasio beban operasional pendapatan operasional bank konvensional dari bank syariah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data yang berasal dari laporan keuangan publikasi triwulanan periode tahun 2005, 2006, 2007, dan 2008 yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Untuk bank konvensional diwakili oleh Bank OCBC NISP, sedangkan untuk bank syariah diwakili oleh Bank Muamalat Indonesia. Kedua bank tersebut merupakan bank devisa dengan tingkat kesehatan yang dikategorikan “A” oleh Bank Indonesia. Pengujian hipotesis komparatif yang diambil dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan teknik statistik t-test. Sementara hasil penelitian yang didapat memperlihatkan bahwa rasio beban operasional pendapatan operasional bank konvensional lebih tinggi dari bank syariah. Yang mana dapat diartikan bahwa bank syariah memiliki tingkat efisiensi dan atau efektifitas yang lebih baik dalam melakukan kegiatan operasi berdasarkan kegiatan utama (penghimpunan dan penyaluran dana) dibandingkan dengan bank konvensional. Dari hasil penelitian ini penulis menyarankan bagi bank konvensional agar mempertimbangkan untuk mengurangi tingkat bunga simpanannya ataupun mempertinggi tingkat bunga pinjamannya, sedangkan bagi bank syariah karena kegiatan penghimpunan dan penyaluran dananya sudah efisien dan efektif maka harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6181
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 42.27Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 22.90Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 26.56Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 56.18Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 103.3Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 56.10Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 273.0Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 29.95Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 27.38Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record