PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBELUM DAN SETELAH OTONOMI DAERAH (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Kota Bengkulu)

Widyatama Repository

PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBELUM DAN SETELAH OTONOMI DAERAH (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Kota Bengkulu)

Show full item record

Title: PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBELUM DAN SETELAH OTONOMI DAERAH (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Kota Bengkulu)
Author: Indahsari, Rininta Dwi
Abstract: Skripsi yang berjudul “Hubungan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Setelah Otonomi Daerah dengan Tingkat Efektivitas Kinerja Finansial” ini beranjak dari masalah yang sedang dihadapi oleh Kota Bengkulu sekarang ini. Adapun masalah tersebut adalah masih barunya Kota Bengkulu berotonomi sehingga masih lemahnya kemampuan Pendapatan Asli Daerah dalam memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Daerah. Adapun nantinya Pendapatan Daerah tersebut akan dinilai kinerjanya apakah telah efektif atau tidak, pengertian efektif disini adalah mampu tidaknya Pendapatan Daerah mencapai angka yang telah ditargetkan atau dianggarkan, untuk itu tentunya diperlukan sumber-sumber Pendapatan Daerah yang memadai dan salah satu sumbernya adalah Pendapatan Asli Daerah yang merupakan sumber pendapatan daerah yang benar-benar mewakili kemampuan daerah tersebut dalam berotonomi. Penelitian ini mencoba untuk melihat ada tidaknya hubungan antara realisasi Pendapatan Asli Daerah khususnya setelah otonomi daerah dengan tingkat efektivitas kinerja finansial pada varians pendapatan. Dengan menggunakan metode deskriptif penulis berusaha untuk memecahkan masalah-masalah melalui data-data yang dikumpulkan untuk kemudian diolah, dianalisis, diproses lebih lanjut, dan di interprestasikan. Hipotesis yang diajukan adalah realisasi Pendapatan Asli Daerah setelah Otonomi Daerah memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat efektivitas kinerja finansial. Ini mengandung arti bahwa diantara realisasi Pendapatan Asli Daerah setelah Otonomi Daerah dengan tingkat kinerja finansial memiliki hubungan yang searah. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi dan anilisis uji “t”. Pengujian dengan analisis korelasi ditujukan untuk mengetahui kuat lemahnya hubungan variabel x (realisasi Pendapatan Asli Daerah setelah Otonomi Daerah) dengan variabel y ( tingkat efektivitas kinerja finansial). Hasil analisis korelasi menunjukkan koefisien korelasi atau nilai r sebesar 0,99, artinya hubungan kedua variabel tersebut adalah sangat kuat dan bersifat searah. Dan hasil dari pengkuadratan koefisien korelasi (koefisien determinasi) sebesar 98,01% menunjukkan bahwa pencapaian tingkat efektivitas kinerja finansial itu ditentukan oleh realisasi Pendapatan Asli Daerah, dan sisanya sebesar 1,99% (100%-98,01%) ditentukan oleh factor-faktor lain, misalnya sumber-sumber Pendapatan Daerah selain Pendapatan Asli Daerah. Analasis uji “t” dilakukan untuk mengetahui diterima atau ditolaknya hipotesis. Bila t hitung (t uji) > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis uji “t” menunjukkan t hitung sebesar 7,02 dan t tabel sebesar 6,314. Dengan demikian nila t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Maka hipotesis “realisasi Pendapatan Asli Daerah setelah Otonomi Daerah memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat efektivitas kinerja finansial” dapat diterima.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6090
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 68.49Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 76.95Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 71.22Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 77.58Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 79.44Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 71.02Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 70.94Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 101.8Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 166.0Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 226.0Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 201.6Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 85.44Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 75.79Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record