ANALISIS PERBEDAAN UKURAN PERUSAHAAN BESAR DAN PERUSAHAAN KECIL YANG MELAKUKAN PRAKTIK PERATAAN LABA (Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia) (2005-2010)

Widyatama Repository

ANALISIS PERBEDAAN UKURAN PERUSAHAAN BESAR DAN PERUSAHAAN KECIL YANG MELAKUKAN PRAKTIK PERATAAN LABA (Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia) (2005-2010)

Show full item record

Title: ANALISIS PERBEDAAN UKURAN PERUSAHAAN BESAR DAN PERUSAHAAN KECIL YANG MELAKUKAN PRAKTIK PERATAAN LABA (Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia) (2005-2010)
Author: Luturlean, Irsyam Yahya
Abstract: Perataan Laba (Income Smoothing) adalah cara yang digunakan manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan baik secara artificial (melalui metode akuntansi) maupun secara riil (melalui transaksi). Tindakan perataan laba dianggap sebagai tindakan yang umum dilakukan oleh manajemen untuk mencapai maksud-maksud tertentu. Namun demikian praktik ini telah dikritik oleh banyak pihak karena dapat menyebabkan disclosure dalam laporan keuangan menjadi tidak memadai. Akibat selanjutnya, laporan keuangan tidak lagi mencerminkan keadaan sebenarnya mengenai hal-hal yang terjadi di perusahaan yang seharusnya perlu diketahui oleh pemakai laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan praktik perataan laba (income smoothing) yang dilakukan antara perusahaan besar dan perusahaan kecil pada 150 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2005 hingga tahun 2010 dan diperoleh 41 perusahaan perata laba dan 32 perusahaan bukan perata laba. Metode statistik yang digunakan adalah uji beda rata-rata, T Test. Secara statistik, pada tingkat signifikansi 5% ( = 0,05), hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan manufaktur memiliki kecenderungan untuk melakukan praktik perataan laba. Hal ini terlihat dari jumlah perusahaan perata laba lebih besar dibandingkan dengan jumlah perusahaan bukan perata laba. Sementara hasil uji hipotesis menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara perusahaan besar dan perusahaan kecil yang melakukan praktik perataan laba. Hendaknya emiten dapat menyajikan informasi laporan keuangan secara objektif, dapat diandalkan dan jujur. Sehingga perataan laba yang di lakukan dapat lebih di arahkan untuk kepentinga yang lebih baik dan bukan untuk manipulasi laba. Bagi investor diharapkan mampu menganalisa bagaimana alur laba itu terjadi dan bukan hanya mengandalkan informasi laba dari laporan keuangan. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan agar menggunakan sampel yang lebih banyak tidak hanya mempengaruhi praktik perataan laba. Pergunakan indeks lain selain menggunakan indeks eckel.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6069
Date: 2012


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 31.81Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 21.92Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 41.70Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 42.96Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 40.83Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 28.21Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 24.78Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 131.3Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 190.4Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 106.7Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 157.3Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 40.62Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 29.53Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record