PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PEMBELIAN BAHAN BAKU

Widyatama Repository

PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PEMBELIAN BAHAN BAKU

Show full item record

Title: PERANAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PEMBELIAN BAHAN BAKU
Author: Triwahyuni, Dinni
Abstract: Lingkungan usaha modern telah menyebabkan berkembangnya konsepsi pengawasan atas jalannya operasi suatu perusahaan. Konsepsi ini telah berubah drastis dengan semakin kompleknya organisasi perusahaan. Apabila selama satu dekade yang lalu pengawasan hanya ditujukan untuk menjamin agar setiap unsur pelaksana operasi bertindak sejujur-jujurnya, maka dewasa ini konsep pengawasan menjadi konsepsi pengendalian yang dititikberatkan agar menciptakan berbagai pengaruh terhadap jalannya usaha yang bersifat lebih positif dan dinamis sebagai alat bagi manajemen. Kegiatan usaha untuk mencapai laba atau keuntungan yang diinginkan, khususnya pada perusahaan dagang atau perusahaan industri, pada dasarnya dimulai dari aktivitas pembelian bahan baku. Semakin lebar dan semakin kompleknya ukuran usaha maka semakin lebar rentang kendali pimpinan terhadap pelaksana operasi pembelian bahan baku. Perkembangan ini menyebabkan berkembangnya suatu konsepsi mengenai perlunya aktivitas yang berfungsi meningkatkan efektivitas pengendalian yang diciptakan oleh pimpinan perusahaan untuk kepentingan intern, yang disebut pengendalian intern. Aktivitas tersebut melakukan pengujian secara independen atas jalannya operasi. Pelaksana aktivitas tersebut kita kenal sebagai auditor internal. Auditor internal adalah orang yang melakukan kegiatan pengukuran yang sifatnya independen di dalam suatu organisasi usaha, kegiatan ini diciptakan untuk menelaah data akuntansi, keuangan, dan operasi-operasi lainnya. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi auditor internal, seperti yang diperiksa tidak menyukai adanya audit, keterbatasan kewenangan untuk melakukan audit, serta tantangan yang timbul dari dalam diri auditor sendiri yaitu sikap memihak dari kepentingan pribadi, terutama jika operasi yang diperiksanya sangat mempengaruhi kepentingannya. Dalam hubungannya dengan pengendalian intern pembelian bahan baku, maka seorang auditor internal akan membuat suatu program audit untuk menilai efektivitas aktivitas pembelian. Auditor internal bersikap independen dari bagian yang diaudit dan ditelaahnya. Auditor internal mempunyai kewenangan untuk melakukan audit dan bertanggung jawab langsung kepada pimpinan puncak serta auditor internal harus mengikuti kebijakan yang ditentukan oleh pimpinan puncak, agar pengendalian intern pembelian bahan baku dapat terlaksana sebagimana mestinya.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6058
Date: 2010


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 26.61Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 27.80Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 25.22Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 27.57Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 27.65Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 22.99Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 23.65Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 36.60Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 100.5Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 43.81Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 114.8Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 32.01Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 25.66Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record