PENGARUH ANALISIS RASIO KEUANGAN LIQUIDITY DALAM MEMPREDIKSI LABA PERUSAHAAN PERBANKAN (Suatu Studi pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar Sebagai Emiten pada Bursa Efek Indonesia)

Widyatama Repository

PENGARUH ANALISIS RASIO KEUANGAN LIQUIDITY DALAM MEMPREDIKSI LABA PERUSAHAAN PERBANKAN (Suatu Studi pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar Sebagai Emiten pada Bursa Efek Indonesia)

Show full item record

Title: PENGARUH ANALISIS RASIO KEUANGAN LIQUIDITY DALAM MEMPREDIKSI LABA PERUSAHAAN PERBANKAN (Suatu Studi pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar Sebagai Emiten pada Bursa Efek Indonesia)
Author: Nuzuli, Chali
Abstract: Untuk menilai kinerja dan kesehatan perusahaan perbankan, umumnya digunakan lima aspek penilaian yaitu Capital, Asset, Management, Earnings, dan Liquidity atau yang biasa disebut CAMEL. Empat dari lima aspek penilaian tersebut masing-masing capital, asset, earnings, dan liquidity dinilai dengan menggunakan rasio keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa rasio keuangan bermanfaat dalam menilai kondisi keuangan perusahaan perbankan. Pengambilan data dilakukan pada 20 perusahaan perbankan yang terdaftar sebagai emiten pada Bursa efek Indonesia, dimana perbankan yang diambil yaitu perusahaan perbankan yang mengeluarkan laporan keuangan sampai dengan tahun 2007. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data field research, studi kepustakaan, dan penggunaan software SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 15.0. Alat statistik yang digunakan adalah analisis regresi, analisis korelasi, dan analisis determinasi yang digunakan untuk melihat kondisi keuangan perusahaan, dalam hal ini rasio keuangan liquidity, apakah berpengaruh secara signifikan terhadap laba perusahaan perbankan. Berdasarkan perhitungan dan analisis, diperoleh hasil bahwa rasio keuangan liquidity cukup signifikan dalam memprediksi laba perusahaan perbankan. Secara keseluruhan, hasil dari korelasi antara rasio-rasio liquidity dengan laba, yaitu senilai 0,487. Sedangkan untuk nilai koefisien determinasi dari keempat nilai adjusted R square yang diperoleh dari keempat persamaan, dapat dilihat bahwa persamaan regresi ketiga memberikan hasil prediksi yang lebih baik, karena mempunyai nilai adjusted R square yang paling besar, yaitu senilai 0,471. Hal ini berarti, dari keempat rasio liquidity yang digunakan dalam memprediksi laba perusahaan perbankan, rasio liquidity 3, yakni rasio kas ditambah giro pada Bank Indonesia serta giro pada bank lain ditambah surat berharga terhadap jumlah kewajiban bank kepada pemilik tabungan, merupakan rasio yang paling baik digunakan dalam memprediksi laba perusahaan perbankan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6048
Date: 2009


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 67.64Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 29.65Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 179.4Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 388.2Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 285.7Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 887.2Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 41.68Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 149.5Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record