PERANAN AKUNTANSI FORENSIK DALAM PENGUNGKAPAN KECURANGAN (FRAUD) ( Suatu Survei terhadap Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat )

Widyatama Repository

PERANAN AKUNTANSI FORENSIK DALAM PENGUNGKAPAN KECURANGAN (FRAUD) ( Suatu Survei terhadap Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat )

Show full item record

Title: PERANAN AKUNTANSI FORENSIK DALAM PENGUNGKAPAN KECURANGAN (FRAUD) ( Suatu Survei terhadap Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat )
Author: Maulana, Ariz Rizki
Abstract: Kasus kecurangan (fraud) yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah jenis korupsi, banyaknya kasus kecurangan khususnya korupsi mengindikasikan bahwa lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh instansi/lembaga baik di sektor pemerintah maupun di sektor swasta, akan tetapi anggapan bahwa kurang seriusnya pemerintah di dalam menangani kasus-kasus kecurangan (fraud) khususnya korupsi tidak sepenuhnya benar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus kecurangan (fraud) yang telah terungkap, dimana dalam pengungkapan kecurangan tersebut diantaranya terdapat peran dari seorang akuntan atau auditor. Minimnya pengetahuan akuntan atau auditor terhadap kasus penyimpangan menyebabkan sulitnya pengungkapan kecurangan, untuk itu di jaman sekarang akuntan atau tidak auditor tidak hanya cukup memahami akuntansi dan auditing saja melainkan harus mempunyai pengetahuan minimal secara umum masalah hukum agar dapat mengungkapkan kecurangan (fraud) yang terjadi, ilmu yang memadukan antara akuntansi, auditing dan hukum tersebut adalah akuntansi forensik. Penelitian dilakukan terhadap auditor forensik Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman akuntansi forensik dan penggunaan metode-metode akuntansi forensik dalam pengungkapan kecurangan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan survei. Data diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner dengan n = 25. kemudian data diolah dan di analisis. Dari hasil analisis hasil jawaban responden terhadap 20 item pernyataan mengenai akuntansi forensik sebagai metode dalam pengungkapan kecurangan, didapat hasil bahwa auditor forensik/investigasi yang bekerja di Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat memiliki tingkat pemahaman akuntansi forensik yang tinggi dan telah menggunakan metodemetode akuntansi forensik dalam menjalankan tugasnya untuk mengungkapkan kecurangan. Kesimpulan ini didapat dari rata-rata skor hasil jawaban responden yaitu sebesar 81.88 dari skor tertinggi 100. Karena digunakannya metode-metode akuntansi forensik dalam pengungkapan kecurangan di Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat maka dapat ditarik kesimpulan terdapat peranan akuntansi forensik dalam pengungkapan kecurangan.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6045
Date: 2008


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 44.41Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 24.69Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 32.70Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 46.20Kb PDF View/Open
Daftar Gambar.pdf 26.28Kb PDF View/Open
Daftar Grafik.pdf 21.46Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 21.42Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 114.7Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 451.5Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 414.8Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 306.9Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 60.87Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 31.23Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record