PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH (SAKD) GUNA MEWUJUDKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENDAPATAN PAJAK DAERAH

Widyatama Repository

PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH (SAKD) GUNA MEWUJUDKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENDAPATAN PAJAK DAERAH

Show full item record

Title: PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH (SAKD) GUNA MEWUJUDKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENDAPATAN PAJAK DAERAH
Author: Dewi, Anggi Chyntia
Abstract: Pelaksanaan otonami daerah sebagai implementasi Undang-undang No. 32 tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan sangat tergantung pada bagaimana daerah tersebut dalam mendayagunakan sumber dan dana yang menjadi potensi daerah itu sendiri. Sumber-sumber pendapatan daerah sebagai mesin utama dalam upaya penghimpun dana yang bergantung baik untuk membiayai pelaksanaan pemerintah, kegiatan kemasyarakatan maupun pembangunan di daerah. Pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah dan bentuk peran serta masyarakat dalam menyelenggarakan otonomi daerah . Sehingga hal ini memunculkan tuntutan untuk terciptanya pemerintahan yang baik dalam pengelolaan sumber pendapatan yang berasal dari masyarakat. Dua prinsip penting yang harus ada dalam suatu pemerintahan yang baik ( Good Goverment Governance) yaitu terciptanya transparansi dan akuntabilitas. Agar perwujudan transparansi dan akuntabilitas dapat berjalan efektif, maka dibutuhkan suatu perubahan sistem dalam administrasi keuangan yang dapat diterima oleh masyarakat luas dan adanya pertanggungjawaban yang jelas dalam pengelolaan sumber daya yang diliki pemerintah daerah .Perubahan terhadap sistem administrasi keuangan diharapkan akan dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas sektor publik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode descriptive study dengan melakukna pendekatan study kasus di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Badung Barat Jl Raya Batu Jajar KM 3,8 Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapat hasil bahwa Sistem Akuntasi Keuangan Daerah (SAKD) yang diterapkan oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bandung Barat menggunakan pencatatan, pengakuan dan pelaporan akuntansinya dengan metode accrual basis dan single entry accounting pada pelaksanaannya kedua metode pencatatan dan pengakuan akuntansi tersebut dapat mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pendapatan pajak daerah pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui laporan target dan realisasi pendapatan yang disajikan dan dilaporkan dengan transparan dan akuntabel secara berkala yaitu bulanan, triwulan dan akhir periode.
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6038
Date: 2011


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 16.03Kb PDF View/Open
Abstrak.pdf 34.35Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 115.9Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 239.7Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 64.69Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 179.9Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 69.63Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 28.88Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record