ANALISIS PERBANDINGAN RISK DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN DAN TIDAK MELAKUKAN PRAKTIK PERATAAN LABA (INCOME SMOOTHING) DI BURSA EFEK JAKARTA (Studi Survey Pada Golongan Saham LQ 45 di Bursa Efek Jakarta)

Widyatama Repository

ANALISIS PERBANDINGAN RISK DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN DAN TIDAK MELAKUKAN PRAKTIK PERATAAN LABA (INCOME SMOOTHING) DI BURSA EFEK JAKARTA (Studi Survey Pada Golongan Saham LQ 45 di Bursa Efek Jakarta)

Show full item record

Title: ANALISIS PERBANDINGAN RISK DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN DAN TIDAK MELAKUKAN PRAKTIK PERATAAN LABA (INCOME SMOOTHING) DI BURSA EFEK JAKARTA (Studi Survey Pada Golongan Saham LQ 45 di Bursa Efek Jakarta)
Author: Ananda, Tia Oktarini
Abstract: Analisis Perbandingan Risk dan Return Saham Pada Perusahaan Yang Melakukan dan Tidak Melakukan Praktik Perataan Laba (Income Smoothing) Tujuan dan maksud dari penellitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan risk dan return saham yang signifikan antara perusahaan yang melakukan praktik Perataan laba dan perusahaan yang tidak melakukan praktik perataan laba, di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Perataan laba dapat didefinisikan sebagai salah satu tindakan yang disengaja dalam rangka mengurangi flluktuasi dalam laba, sehingga laba tersebut tetap berada pada level yang dianggap normal oleh perusahaan (Barnea, Ronen dan Sadan ; 1976;110). Sampel penelitian ini terdiri dari 17 perusahaan yang terdaftar di BEJ sebagi kelompok LQ 45 selama periode 2001-2005. Model Eckel (1981) digunakan untuk mengklasifikasikan sampel tersebut kedalam kelompok Income Smoothers (yang melakukan praktik perataan laba) dan non-Income Smoothers (yang tidak melakukan praktik perataan laba). Dalam model Eckel ini, sasaran laba yang digunakan untuk tujuan klasifikasi dimaksud adalah laba operasi dan laba bersih. Hasil pengklasifikasian menggunakan model Eckel, ini menunjukan masih adanya praktik Perataan laba dan bahkan menunjukan jumlah income smoothers yang jauuh lebih banyak dibandingkan adanya peningkatan perilaku income smoothing yang cukup tinggi di Bursa Efek Jakarta. Kinerja saham di ukur berdasarkan return dan risiko saham yang bersangkutan. Return yang digunakan adalah return geometric (RG) dan risiko yang digunakan adalah beta saham. Dalam penelitian ini, digunakan metode deskriptif analisis dengan pengujian statistik umum dan khusus dalam rangka menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil pengujian statistik parametik terhadap kedua hipotesis dimaksud dengan menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan rata-rata, menunjukan hasil ditolaknya hipotesis nol pertama dan hipotesis nol kedua. Berdasarkan hasil pengujian statistik tersebut, maka dapat disimpulkan tidak adanya perbedaan risk dan return yang signifikan antara perusahaan yang melakukan dan yang tidak melakukan praktik perataan laba di Bursa Efek Jakarta (BEJ).
URI: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/6030
Date: 2006


Files in this item

Files Size Format View
Cover.pdf 44.53Kb PDF View/Open
Lembar Pengesahan.pdf 25.91Kb PDF View/Open
Kata Pengantar.pdf 28.17Kb PDF View/Open
Daftar Isi.pdf 28.39Kb PDF View/Open
Daftar Tabel.pdf 22.61Kb PDF View/Open
Daftar Lampiran.pdf 22.39Kb PDF View/Open
Bab 1.pdf 75.75Kb PDF View/Open
Bab 2.pdf 169.9Kb PDF View/Open
Bab 3.pdf 79.53Kb PDF View/Open
Bab 4.pdf 99.14Kb PDF View/Open
Bab 5.pdf 28.42Kb PDF View/Open
Daftar Pustaka.pdf 30.93Kb PDF View/Open

This item appears in the following Collection(s)

Show full item record